Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bitcoin Melemah 0,89%, Usai Harga Minyak Tembus US$101 per Barel

        Bitcoin Melemah 0,89%, Usai Harga Minyak Tembus US$101 per Barel Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga Bitcoin (BTC) makin melemah pada Kamis (10/9/2026) pagi hingga mencapai US$78.307. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu mencatat pelemahan sebesar 0,89% dalam 24 jam terakhir ke kisaran Rp1,37 miliar per koin.

        Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 13.59 WIB, Bitcoin bergerak pada rentang Rp1,363 miliar hingga Rp1,398 miliar per koin. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai Rp27,61 kuadriliun dengan volume transaksi 24 jam sebesar Rp514,92 miliar.

        Meskipun melemah pada trading harian, tapi dalam sepekan pergerakan harga Bitcoin tumbuh 0,78% dan dalam 30 hari terakhir sebesar 22,66%.

        Pelemahan Bitcoin hingga kehilangan momentum kembali ke US$80.000 ini disebutkan karena hambatan makro yang terjadi. Diketahui bahwa, saham AS juga sedikit turun pada pembukaan Wall Street yang dipicu oleh serangan baru AS terhadap kapal tanker minyak Iran yang mendorong harganya ke level tertinggi baru dalam tiga bulan.

        Melansir dari Cointelegraph, harga minyak mentah WTI diperdagangkan di atas $96 per barel. Sementara, harga minyak mentah Brent melonjak di atas $101 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Juli.

        Selain itu, pergerakan terbaru pada yen juga menjadi sentimen untuk para pedagang. Saat ini, mata uang Jepang berada di $0,0065, naik 6,5% sejak awal Agustus.

        Bulan lalu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengisyaratkan bahwa pintu terbuka untuk operasi intervensi yen di masa mendatang. Minggu ini, ia mempertegas isyarat tersebut, seolah menantang para trader yang melakukan short selling untuk bertaruh melawan bank sentral.

        “Ketika kita melakukan intervensi terhadap yen Jepang, saya memiliki wawasan yang cukup baik tentang apa yang akan dilakukan Bank Sentral Jepang, apa yang akan dilakukan para pembuat kebijakan Jepang. Saya memiliki informasi asimetris. Saya adalah pemegang kendali sekarang,” katanya dikutip pada Kamis (10/9/2026). 

        Seiring dengan pergerakan harga BTC yang melemah, pasar perdagangan aset kripto berkapitalisasi besar turut bergerak negatif pada perdagangan hari ini.

        Baca Juga: Bitcoin Turun ke Rp1,38 Miliar, Reli 21% Mulai Kehabisan Tenaga?

        Baca Juga: Bitcoin Tembus US$80.802, Harapan Suku Bunga Fed Jadi Bahan Bakar

        Pada kelompok aset kripto berkapitalisasi besar, Ethereum (ETH) mencatat pelemahan sebesar 0,79% ke level Rp43,49 juta per koin. Selanjutnya, BNB terkoreksi 4,36% menjadi Rp12,64 juta per koin, disusul XRP yang turun 3,12% menjadi Rp24.359 per koin dan Solana (SOL) yang melemah 2,41% ke level Rp1,78 juta per koin.

        Pada kelompok aset kripto berkapitalisasi menengah dan kecil, Dogecoin (DOGE) tercatat turun 5,04% menjadi Rp1.505 per koin. Berikutnya, TRON (TRX) menjadi satu-satunya aset yang menguat, yakni 0,31% ke posisi Rp5.960 per koin. Cardano (ADA) melemah 3,31% menjadi Rp3.743 per koin, disusul Chainlink (LINK) yang terkoreksi 5,90% ke level Rp207.573 per koin dan Bitcoin Cash (BCH) turun 3,64% menjadi Rp4,37 juta per koin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: