Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Budi Arie Jawab Isu Disuruh Jadi Menteri oleh Jokowi untuk 'Jagain' Mas Gibran

        Budi Arie Jawab Isu Disuruh Jadi Menteri oleh Jokowi untuk 'Jagain' Mas Gibran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Menteri Koperasi dan UKM sekaligus Ketua Umum relawan Projo, Budi Arie Setiadi, buka suara mengenai sejumlah isu politik yang mengaitkan dirinya dengan Presiden ke-7 RI Jokowi, Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Budi Arie membantah anggapan bahwa keberadaannya dan sejumlah loyalis Jokowi di pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan bagian dari skenario untuk menjaga atau menjadi "beking" Gibran di kabinet.

        Budi Arie kemudian menepis isu yang menyebut dirinya berada di pemerintahan untuk menjalankan tugas khusus dari Jokowi untuk menjaga Gibran Rakabuming Raka.

        Ia menilai anggapan tersebut tidak tepat karena Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam satu paket pada Pilpres 2024.

        Menurutnya, tidak semestinya ada pihak yang berupaya mempertentangkan hubungan Prabowo dan Gibran.

        "Itu gosip di luar! Pak Prabowo dan Mas Gibran itu kan dipilih satu paket, kita bukan Filipina yang dipilih sendiri-sendiri. Kalau ada pihak-pihak yang mau membentur-benturkan Presiden sama Wapres, itu tidak ada tempatnya," tegas Budi Arie dalam siniarnya bersama pengamat Hendri Satriyo, dikutip Jumat (11/9/2026).

        Ia juga membantah adanya agenda politik untuk menempatkan loyalis Jokowi sebagai pengawas atau pelindung Gibran di pemerintahan.

        Tetap Loyal ke Jokowi

        Selain itu, Budi Arie juga membongkar rahasianya kenapa bisa loyal kepada Jokowi. Ia mengklaim hal ini bukan didasarkan pada kepentingan jabatan.

        Ia mengaku tetap memberikan dukungan karena menilai Jokowi merupakan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat.

        "Pak Jokowi itu paling dekat dengan rakyat. Lihat rumahnya, setiap hari didatangi rakyat. Hari ini, pemimpin yang paling mudah diakses oleh rakyat itu cuma Pak Jokowi. Semua daerah, kepala desa, rakyat mau ketemu, datang saja, pasti diterima. Hatinya Pak Jokowi itu rakyat," ujar Budi Arie

        Budi Arie juga menyinggung perjalanan dirinya di pemerintahan, ia mengklaim tidak pernah meminta jabatan kepada Jokowi meski pernah dipercaya memimpin tiga kementerian berbeda. Menurutnya, posisi yang diterimanya merupakan bentuk penugasan dari Jokowi.

        "Jangan diminta bahasanya. Kalau diperintah sama Pak Jokowi, kita terima. Saya sudah di tiga kementerian, tiga-tiganya saya nggak pernah minta loh!" pungkas Budi Arie.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: