Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Hadir di Bandara Sepinggan, Matahari Store Bidik Segmen Pasar Baru

Hadir di Bandara Sepinggan, Matahari Store Bidik Segmen Pasar Baru Kredit Foto: Andi Aliev
Warta Ekonomi, Balikpapan -

Untuk kali pertama, PT Matahari Departemen Store Tbk menempati area komersil Bandara Sepinggan, Balikpapan, Rabu (5/10/2016). Posisinya berada di lantai I pintu kedatangan bandara dengan luas 1.300 meter persegi.

Meski baru berupa ministore, diharapkan kehadiran anchor tenant Matahari ini akan memberikan ketertarikan kunjungan orang ke bandara termasuk minat tenant lainnya buat mengisi Bandara SAMS yang memiliki konsep mal ini.

General Manager AP I Sepinggan Pujiono mengatakan bahwa dengan kehadiran Matahari diharapkan masyarakat yang datang ke bandara akan makin ramai sebab selama ini masyarakat yang berada di Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur belum memiliki tempat pusat perbelanjaan dalam konsep mal.

Pujiono mengatakan pasar di wilayah itu selama ini belum tergarap. Apalagi, dua pemain retail akan masuk ke bandara, namun soal harga sewa juga menjadi hal yang banyak disampaikan tenant yang akan sudah mengisi maupun akan mengisi.

"Itu tantangan bagi kami dan menjadi masukan kalau bisa harga sama dengan mal. Saya rasa posisi saya lebih strategis. Arah utara tidak ada mal makanya sebentar lagi ada KFC, Hypermart. Saya optimis orang dari wilayah sana akan banyak ke bandara. Parkir juga luas, ada sinema dan lainnya," tuturnya.

Dia menilai keberadaan bandara dengan konsep mal yang dijalankan AP I Sepinggan akan memberikan kontribusi positif bagi daerah dan masyarakat. Soal mahalnya sewa tempat, juga disampaikan kalangan tenant BUMN dalam diskusi BUMN Marketers Club yang digelar AP I di bandara.

"Setelah diskusi akhirnya banyak pendapat yang bisa kita tampung bahkan ide-ide kita tampung. Ini hal-hal positif dan saya berharap ini bisa berlanjut. Saya secara tidak langsung bisa jelaskan bagaimana sih proses bisnis bandara, bagaimana aturan dan secara tidak langsung kawan-kawan akan pahami akhirnya ini jadi fortuner semua masyarakat akan memahaminya dan mendukung kita," paparnya.

Dia menambahkan pihaknya belum memiliki target untuk sementara waktu bagi konsep mal ini yang terpenting dapat terisi dahulu.

"Kalau space sampai 600 meter persegi kalau 100 tenant bisa," ujarnya.

Proporsi potensi pasar di mal bandara, sebut Pujiono, sebanyak 60 persen berasal dari penumpang dan 40 persen dari pengunjung termasuk karyawan AP Sepinggan.

Sales and Marketing Head Bandara Sepinggan Yoca Dwata mengatakan pertumbuhan penumpang tahun lalu sekitar enam persen dengan jumlah penumpang perharinya yang diberangkat dan datang sekitar 16 ribu. Belum lagi 20 dari jumlah angka pengantar dan pengunjung.

"Artinya, pasar di bandara tetap dan bahkan semakin naik. Ini yang kita jual kepada tenant termasuk Matahari," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa di Bandara Sepinggan terdapat empat lantai. Semua lantai memiliki area komersil, yakni lantai I sebesar delapan persen, lantai II sebesar 14 persen, lantai III sebesar 16 persen, dan lantai IV sebesar 46 persen.

Pada kesempatan sama, Asistent Manager Matahari Store Balikpapan Center Syne Lydia mengatakan pertimbangan membuka Matahari di bandara ini karena ada kebutuhan yang sama, yakni menciptakan pasar baru yang selama ini belum tergarap di wilayah bandara dan sekitarnya.

"Ini kita ingin mengukur daya beli masyarakat. Secara nasional kita menguasai market retail 34 persen. Memang, di sini kita 30 persen. Kita coba menggarap yang ditawarkan tim (AP I). Kita juga saling men-support dan menjalin hubungan yang saling menguntungkan. Sekaligus kita menciptakan market baru untuk penumpang dan pengunjung bandara serta masyarakat sekitar sini mungkin di kota lain belum ada," terangnya.

Dia mengaku bahwa dari 13 cabang Matahari, ini kali pertama Matahari sebagai anchor tenant masuk di mall bandara.

"Kami di sini konsep mini store dengan luasan 1.300 meter. Produk yang kita tawarkan sama dengan outlet kita yang ada di mal," tuturnya.

Ke depanya, diakui Syane, grupnya juga akan membuka di lokasi sama lantai I, Hypermart. "Grup kita berencana masuk tanggal 7 Oktober ini Hypermart untuk bazaar buah dan sembako yang sudah dipaketkan," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Andi Aliev
Editor: Cahyo Prayogo

Advertisement

Bagikan Artikel: