Kredit Foto: Antara/M Ibnu Chazar
Gelombang kedua tersebut, kata dia, berdasarkan penemuan kasus di luar negeri ditandai dengan pengulangan kasus infeksi pada seseorang yang sebelumnya telah dinyatakan negatif dari virus berbahaya itu.
"Second wave itu saya lihat agak normal karena dalam satu pandemi kita tahu ada beberapa fase. Apalagi ini pandemi yang sifatnya infeksi. Tentu ada risiko reinfeksinya bisa saja terjadi," katanya.
Kemungkinan tersebut dapat terjadi seperti halnya yang terjadi di negara-negara lain, yang melaporkan gelombang kedua penyebaran wabah tersebut dari kasus-kasus yang datangnya dari luar.
"Jadi mereka dalam beberapa hari kasusnya zero, kemudian lockdown dikurangi. Tetapi kemudian kasusnya naik lagi dari imported cases," ujarnya.
Untuk itu, ia menyarankan agar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lebih diperketat dan perlunya masyarakat untuk lebih waspada terhadap kemungkinan penyebaran virus.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: