Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Pusat Kajian Visi Teliti Saksama (Visi) memprediksi pandemi COVID-19 di Indonesia baru mereda pada Juni 2020, melalui uji simulasi dengan model sistem dinamik yang menunjukkan perjalanan pandemi Corona.
Peneliti Visi, Widyar Rahman menyampaikan jumlah kasus meninggal dan sembuh di Indonesia akan mencapai keadaan konstan pada hari ke-100 semenjak kasus positif pertama terkonfirmasi, yakni pada 8 Juni 2020.
Baca Juga: PHK Karena Corona Belum Berakhir, Buktinya Perusahaan Ini Mau Pecat 2.200 Karyawan
"Dari pengujian yang dilakukan Visi pada 31 hari sejak kasus positif pertama COVID-19 di Indonesia, ditemukan 'reproductive number' sebesar 19. Hal ini bermakna setiap satu orang terinfeksi dapat menularkan kepada 19 orang lainnya," ujarnya pula.
Berdasarkan nilai reproductive number dapat diprediksi kontrol sebaran pandemi, lanjut dia, sehingga perkembangan jumlah kasus baru COVID-19 akibat penularan dari orang terinfeksi di Indonesia akan berlangsung selama sekitar 50 hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: