Peringatan Keras Orang PKS Buat Sukmawati: Tolong Jangan Lagi Komen tentang Islam, Bisa SARA!

Peringatan Keras Orang PKS Buat Sukmawati: Tolong Jangan Lagi Komen tentang Islam, Bisa SARA! Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring memberi peringatan keras kepada Sukmawati Soekarnoputri setelah anak Presiden Soekarno itu memilih pindah agama dari Islam ke Hindu.

Mantan Menkominfo itu menegaskan, dengan memutuskan keluar dari agama yang diyakini sebelumnya, Sukamawati tak boleh lagimengomentari Islam, sebabjika salah komentar bisa berujung hukum.

"Selanjutnya, tolong ibu jangan komen2 lagi ttg Islam, bisa SARA nanti," kata Tifatul di akun [email protected], dikutip Populis.id (1/11/2021).

Baca Juga: Ramai Komentar Murtad ke Sukmawati, Arya Wedakarna: Tokoh Bangsa Perlu Berpikir Positif

Sukmawati sebelum memilih memeluk Hindu, dirinya beberapa kali di laporkan ke penegak hukum atas dugaan penodaan agama.

Dimana Sukmawati membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama RI Sukarno.

Sebelum kasus ini, Sukmawati pernah dilaporkan karena puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakan dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018.

Dalam salah satu penggalan bait puisinya itu, Sukmawati menyinggung kidung dan azan.

"Contohnya: dulu ibu pernah mem-banding2kan Nabi Muhammad saw dg manusia abad 20…" tegas Tifatul.

Meski demikian Tifatul mengaku tak masalah dengan keputusan Sukmawati yang yangmeilih keluar dari Islam. Dia mengatakan, hal ini merupakan kebebasan seluruh masyarakatIndonesia yang di jamin Undang-undang.

“Setuju, orang bebas memilih agamanya. Tidak ada paksaan," tandasnya.

Baca Juga: Pilihan Berat Mas Ganjar: Tetap di PDIP & Dukung Puan Nyapres 2024 atau Hengkang Cari Parpol Lain

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Populis Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini