Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Omongan Tokoh 212 'Nusuk' Banget Mengarah Langsung ke Dudung Abdurachman: Sesama Saudara Boleh...

Omongan Tokoh 212 'Nusuk' Banget Mengarah Langsung ke Dudung Abdurachman: Sesama Saudara Boleh... Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Slamet Marif sindir keras Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Sindiran pentolan 212 terkait kelompok kriminal bersenjata (KKB) bikin ulah kembali dengan membakar gedung sekolah SMP di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang, Papua.

"Sesama saudara boleh saling bakar kali?” kata Slamet di Jakarta, Selasa (14/12).

Dia menilai pernyataaan Jenderal Dudung sangat melukai warga Papua. Sebab, para kelompok pemberontak terus melakukan aksi teror. Salah satunya membakar gedung sekolah.

Sebanyak 40 warga Kampung Wambakom, Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, kini mengungsi ke Gereja Katholik yang ada di kampung tersebut usai KKB membakar SMP negeri di daerah itu .

Baca Juga: Ngeri! Refly Harun Blak-blakan Soal Dampak Presidential Threshold: Anies Baswedan Tidak Bisa Nyalon!

"Warga yang sebagian besar wanita, anak-anak, dan lansia yang mengungsi," Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito, Selasa (14/12).

Dia mengakui saat membantu evakuasi warga dari rumah mereka ke gereja, personel gabungan TNI-Polri ditembaki KKB hingga terjadi baku tembak sekitar satu jam lebih.

Kontak tembak yang terjadi dari pukul 09.50 WIT hingga 11.15 WIT itu dilaporkan tidak ada korban jiwa baik dari pihak anggota maupun warga.

Kapolres mengatakan, perkuatan belum dapat dilakukan karena letak geografis menuju Serambakom yang di kiri-kanannya terdapat perbukitan sehingga dapat menjadi sasaran tembak. (*)

Baca Juga: Nggak Main-main! Luhut Sampaikan Ada Tindakan Tegas Bagi Siapa Saja yang Tidak...

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan