Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sebelum Keroyok Israel, Faksi Militan di Gaza Latihan Perang Dulu

Sebelum Keroyok Israel, Faksi Militan di Gaza Latihan Perang Dulu Kredit Foto: Instagram/Israel
Warta Ekonomi, Teheran -

Sayap militer dari beberapa faksi militan di Gaza menggelar latihan perang besar pada hari Minggu (26/12/2021).

Latihan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat dan seruan oleh Hamas dan faksi-faksi lain yang berbasis di Gaza untuk meningkatkan serangan terhadap Israel.

Baca Juga: Menggertak, Garda Revolusi Iran Serius Ledakkan Fasilitas Nuklir Israel

Manuver itu dilakukan setelah laporan yang belum dikonfirmasi bahwa upaya mediasi Mesir untuk mencegah konfrontasi militer habis-habisan antara kelompok Palestina dan Israel telah gagal.

Latihan itu untuk meningkatkan kesiapan militer untuk kemungkinan konfrontasi dengan Israel dan meningkatkan koordinasi antar faksi,” menurut aliansi faksi Palestina yang menamakan diri Ruang Gabungan Faksi Perlawanan Palestina.

Aliansi itu juga menyebut bahwa latihan militer itu akan berlanjut selama beberapa hari di tempat pelatihan.

Sementara sumber-sumber Palestina menyebut bahwa sedikitnya 12 kelompok ambil bagian dalam latihan itu.

Awal bulan ini, Brigade Izzadin al-Qassam, yang disebut sayap “militer” Hamas, mengadakan latihan militer yang disebut Perisai Yerusalem. 

Latihan tersebut diadakan untuk memperingati 34 tahun berdirinya Hamas.

Sementara akhir tahun lalu, kelompok-kelompok yang berbasis di Gaza mengadakan latihan bersama serupa di Jalur Gaza untuk bertukar keahlian dan meningkatkan kesiapan tempur.

Manuver bersama hari Minggu datang satu minggu setelah sayap bersenjata Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) sepakat untuk  "memperkuat perlawanan" terhadap Israel dan meningkatkan koordinasi antara dua kelompok teroris.

Hamas dan PIJ memuji serangan yang berkembang terhadap Israel di Tepi Barat dan Yerusalem, dengan mengatakan mereka datang sebagai tanggapan atas “terorisme pemukim dan kejahatan tentara pendudukan Zionis.”

Kelompok-kelompok itu juga menyatakan dukungan penuh untuk segala bentuk serangan terhadap Israel.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan