Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nggak Disangka-sangka, Ini Sosok yang Usulkan ‘Nusantara’ Jadi Nama Ibu Kota Negara, Ternyata…

Nggak Disangka-sangka, Ini Sosok yang Usulkan ‘Nusantara’ Jadi Nama Ibu Kota Negara, Ternyata… Kredit Foto: Instagram/I Nyoman Nuarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Menteri BUMN era Presiden SBY Dahlan Iskan sukses mengulik sosok di balik penamaan Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara. Sebelum nama Nusantara resmi dipakai, ada sejumlah usulan usulan nama lainnya yang datang dari berbagai pihak hingga terkumpul 79 nama.

Dahlan Iskan mengaku, usulan nama Nusantara itu sebetulnya datang dari Presiden Joko Widodo sendiri. Itu disampaikan seorang menteri kepada Dahlan Iskan yang penasaran  mengenai sosok yang mengusul nama Nusantara.

“Dari siapa usulan nama Nusantara itu? “Dari Pak Presiden sendiri. Ide Pak Jokowi sendiri,” jawab seorang menteri yang saya hubungi,” ujar Dahlan Iskan lewat catatannya di Disway, dikutip Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga: Ahok Tak Sesuai Kriteria, Tokoh Ini Nyatakan Siap Ditunjuk Jokowi Jadi Kepala Otorita IKN

Sukses mengulik sosok dibalik penamaan Ibu Kota Negara, Dahlan lantas mengusul agar 18 Januari setiap tahunnya dipakai sebagai hari ulang tahun Nusantara.

“Nama Presiden Jokowi akan abadi di situ sebagai pemindah ibu kota negara sekaligus pemberi nama kota baru itu,” cetusnya.

Dahlan lantas bertanya, bagaimana dengan primbon dari klenik Jawa? Bukankah Pak Jokowi orang Solo yang bisa bertanya pada langit dengan cara Jawa?

Lewat keterangan seorang menteri yang membisikinya, ternyata nama Nusantara itu sudah sesuai dengan petunjuk langit.

“Tentu hari Nusantara dilahirkan pun sudah dimintakan pertanda dari langit. Dipilihlah hari itu: Selasa Wage. Selasa = 3. Wage = 4. Dijumlah: 7,” ungkap Dahlan Iskan.

Lebih lanjut ia menyatakan, menurut primbon Jawa, orang yang lahir Selasa Wage punya watak suka mengalah, suka melindungi, dan mampu mengerjakan hal-hal yang diperintahkan orang lain dengan baik.

Sisi lainnya tidak cukup berwawasan, tidak suka kebersihan, cenderung kaku atau terpaku pada satu hal saja, dan memiliki pikiran yang gelap.

“Jangan khawatir: semua itu juga ada penangkalnya. Dan yang jelas: Selasa Wage itu hari kelahiran saya meski tingkat kebenarannya sangat kecil,” kelakarnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan