Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gubernurnya Gak Bener, Jakarta Semakin Hancur, Anies Didesak Mundur sama Warganya Sendiri, Astaga!

Gubernurnya Gak Bener, Jakarta Semakin Hancur, Anies Didesak Mundur sama Warganya Sendiri, Astaga! Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sejumlah warga yang mengaku sebagai penduduk Kota Jakarta mendesak Gubernur Anies Baswedan mundur dari jabatan DKI 1. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu diminta  turun tahta lataran dirinya dinilai tak bisa bekerja.

Protes masyarakat itu terekam dalam sebuah video pendek yang sedang viral di media sosial sekarang ini setelah diunggah akun Twitter @Bambangmulyono2 sebagaimana dilihat Populis.id Jumat (4/2/2022).

Dalam video itu tampak sekitar 12 orang yang terdiri dari laki - laki dan perempuan tampak memegang foto Anies Baswedan dan beberapa poster dengan tulisan ‘Jakarta Bergerak’. Mereka tampak berada di dalam suatu ruangan.

Baca Juga: Permintaan Anies Stop PTM Jakarta Ditolak, Relawan Senggol Luhut: Harus Siap Bertanggung Jawab!

Kelompok ini kemudian memparodikan lagu anak-anak berjudul ‘tik tik bunyi hujan’ untuk mengkritik Anies Baswedan yang dinilai tak becus bekerja selama empat tahun belakangan ini.

“Anies cepatlah mundur sekarang juga. Kerja gak becus luar biasa. Cobalah tengok Kota Jakarta, semakin hancur karena Anies,” teriak mereka.

Harus diakui, Anies Baswedan selama memimpin Jakarta memang kerap dihantam kritik keras yang datang dari lawan politik dan kelompok yang berseberangan dengannya.

Salah satu pihak yang kerap melontarkan kritik keras kepada Anies Baswedan adalah Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta. Bahkan baru-baru ini Ketua Fraksi PDI Gembong Warsono mengatakan hingga di penghujung masa jabatannya Anies Baswedan bahkan tidak pernah berkarya buat warga Jakarta. 

Gembong kemudian mencontohkan penanganan banjir di Jakarta. Dia mengatakan selama ini Anies tidak berbuat banyak soal penanganan bencana alam tahunan itu. Tidak program yang menonjol untuk mengatasi masalah tersebut.

Anies lanjut Gembong hanya melakukan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas pemerintah provinsi DKI Jakarta seperti mengeruk sedimen yang mengendap di sejumlah kali dan sungai di Jakarta.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Rosmayanti

Tag Terkait: