Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Berkat Jualan Cimory, Perusahaan Milik Konglomerat Bambang Sutantio Raup Cuan Ratusan Miliar

Berkat Jualan Cimory, Perusahaan Milik Konglomerat Bambang Sutantio Raup Cuan Ratusan Miliar Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) produsen susu dan yoghurt dengan merek Cimory, pada tahun 2021 berhasil meraup untung atau laba bersih senilai Rp790 miliar meroket 346 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp177 miliar. 

Meningkatnya laba bersih perusahaan milik konglomerat Bambang Sutantio ini didorong oleh penjualan yang tumbuh 120 persen menjadi sebesar Rp4,09 triliun dari Rp1,86 triliun di 2020. 

Direktur Utama Cimory Grup Farell Sutantio mengungkapkan bahwa pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi penjualan dari segmen Dairy dan Consumer Foods. Segmen Dairy mencetak kenaikan penjualan sebesar 120% menjadi Rp2,65 triliun. Sedangkan segmen Consumer Foods mencetak pertumbuhan penjualan sebesar 119% menjadi Rp1,44 triliun.

“Di tahun 2022, kami akan terus berupaya untuk meluncurkan produk makanan yang inovatif, ekspansi saluran distribusi serta berinvestasi di cold chain logistic. Kami percaya bahwa pasar di Indonesia untuk produkproduk makanan yang inovatif, berkualitas tinggi dan bernutrisi akan berkembang pesat ke depannya,” jelas Farell di Jakarta, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: Waduh, dalam Setahun Produsen Rokok Marlboro Hingga Sampoerna Mild Kehilang Keuntungan Hingga Rp1 T

Perseroan pun mencatat bila total aset meningkat sekitar 416% menjadi Rp 5,6 triliun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp1,08 triliun.  

Sedangkan, total liabilitas pada tahun 2021 menjadi Rp907 miliar. Adapun liabilitas jangka pendek mencapai Rp845 miliar dan liabilitas jangka panjang menjadi Rp62 miliar. Total Ekuitas Perseroan tumbuh menjadi sebesar Rp4,69. triliun pada tahun 2021, dari Rp734 miliar pada tahun 2020.

Dari sisi arus kas, Perseroan berhasil meningkatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi dalam posisi surplus pada tahun 2021 menjadi sebesar Rp726 miliar, dari Rp199 miliar pada tahun 2020. 

Baca Juga: Keuntungan Perusahaan Milik Prajogo Pangestu Tumbuh Tiga Kali Lipat Sepanjang Tahun 2021

Dalam kesempatan yang sama, Chief Financial Officer Cimory, Bharat Joshi menuturkan jika peningkatan yang signifikan pada akun arus kas bersih dari aktivitas operasi ini terutamanya disebabkan oleh penerimaan kas dari pelanggan yang meningkat sebesar 119% menjadi Rp3,78 triliun pada tahun 2021, naik dari Rp1,72 triliun pada tahun sebelumnya. 

Dengan tingkat posisi kas dan setara kas sebesar Rp 3.662 miliar pada tahun 2021, Perseroan memiliki posisi keuangan yang solid untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan. “

Kami sangat senang dengan kinerja kami mengingat situasi yang telah kami hadapi dalam enam bulan terakhir terutama terkait COVID-19,” tutur i, .

Baca Juga: Gandeng Pemkab Bogor, Bank Bjb Perluas Layanan Perbankan Bagi Pemerintah Daerah

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: