Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ketika Instagram Selalu Blokir Postingan Palestina di Akun Bella Hadid

Ketika Instagram Selalu Blokir Postingan Palestina di Akun Bella Hadid Kredit Foto: Twitter/ALQadiPAL

Polisi mengusir warga Palestina dari lapangan terbuka yang luas di luar masjid pada Ahad pagi. Sementara puluhan warga Palestina tetap berada di dalam masjid sambil meneriakkan “Allahuakbar”. Video yang dirilis polisi menunjukkan sekelompok kecil pemuda melemparkan batu, serta kembang api ditembakkan dari dalam masjid.

Warga Palestina melaporkan bentrokan singkat dengan polisi Israel di luar kompleks Al-Aqsa. Sementara polisi mengatakan, warga Palestina telah melemparkan batu ke bus di luar Kota Tua.  Paramedis mengatakan, lima orang yang naik bus menerima perawatan karena mengalami luka ringan dalam serangan itu.

Baca Juga: Pendirian Negara Palestina dengan Ibu Kota Yerusalem Solusi Satu-satunya Konflik Israel

Polisi merilis video yang menunjukkan kerumunan pemuda melempari bus yang lewat dengan batu di luar Kota Tua.  Video lain dari polisi, yang diambil di dalam salah satu bus, menunjukkan keluarga Yahudi duduk di lantai kendaraan saat melanjutkan perjalanan.

Layanan medis Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, 17 warga Palestina terluka, termasuk lima orang yang dirawat di rumah sakit. Polisi Israel menangkap sembilan warga Palestina. Pada tengah hari, saksi mata mengatakan polisi telah pergi dari kompleks Al-Aqsa.

Yordania, yang merupakan penjaga situs suci, mengutuk tindakan Israel. Yordania mengatakan, tindakan itu merusak semua upaya yang dilakukan untuk menjaga ketenangan komprehensif dan mencegah eskalasi kekerasan yang mengancam keamanan serta perdamaian.

Di bawah pemahaman lama, orang Yahudi diizinkan untuk mengunjungi Temple Mount tetapi dilarang berdoa di tempat tersebut.  Selama beberapa dekade, orang Yahudi menghindari ibadah di sana karena alasan agama.

Pihak berwenang Israel mengatakan, mereka berkomitmen untuk mempertahankan status quo. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, kelompok besar nasionalis dan agama Yahudi secara teratur mengunjungi situs tersebut dengan pengawalan polisi. Orang Palestina menilai hal tersebut sebagai provokasi.  

Jumlah pengunjung Yahudi kerap meningkat saat hari raya keagamaan.  Para pejabat Palestina mengatakan hampir 550 pengunjung Yahudi memasuki kompleks Al-Aqsa dibandingkan dengan hari lainnya.

Praktik semacam itu telah memicu kekhawatiran di kalangan warga Palestina bahwa, Israel berencana untuk mengambil alih kompleks Masjid Al Aqsa atau membaginya. Israel membantah keras klaim tersebut. Israel mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melindungi kebebasan beribadah bagi semua umat.

Baca Juga: PermataBank Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 1,5 Triliun Kepada Link Net

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: