Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Aliri Listrik Daerah Terpencil, PLN Kucurkan Rp3,6 Miliar

Aliri Listrik Daerah Terpencil, PLN Kucurkan Rp3,6 Miliar Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) berhasil mengaliri listrik ke 560 keluarga yang bermukim di wilayah terpencil Sulawesi Selatan dengan investasi sebesar Rp3,6 miliar dari dukungan Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid mengatakan, wilayah terpencil yang dilistriki PLN terdiri dari 5 desa dan 2 dusun dengan sebanyak 560 kepala keluarga telah menikmati listrik.

Baca Juga: PLN Siap Pasok Listrik Hijau untuk Formula E

Adapun desa dan dusun tersebut antara lain, Desa Pationgi, Dusun Dunru dan Dusun Mallenreng di Kabupaten Bone, Desa Bontosomba dan Desa Cenrana di Kabupaten Maros. Kemudian Desa Leppangeng di Kabupaten Sidrap serta Desa Letta di Kabupaten Pinrang.

"Kehadiran listrik di desa daerah terpencil ini dapat memperluas pemerataan kelistrikan. Hingga April 2022, total rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,78 persen," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (14/5/2022).

Baca Juga: PLN Bangun 3 Anjungan Listrik Mandiri di Sumut

Awaludin mengatakan, untuk melistriki tujuh desa dan dusun ini membutuhkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, yaitu jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 32,81 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 11,41 kms, serta 9 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 325 kilo Volt Ampere (kVA). 

Tentu saja, ini merupakan tahap awal dari investasi PMN yang dilakukan PLN dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik, dalam rangka melaksanakan mandat dari pemerintah sebagai BUMN yang menjalankan Public Service Obligation atau PSO, serta fungsi sosial dalam rangka pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan