Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Senior Bongkar Skenario di Pilpres 2024, Katanya Akan Ada...

Pengamat Senior Bongkar Skenario di Pilpres 2024, Katanya Akan Ada... Kredit Foto: Antara/Risky Andrianto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tersisa dua tahun lagi. Sejumlah bakal kandidat mulai unjuk pesona mempersolek diri demi meraih simpati publik.

Peneliti senior Pusat Penelitian Politik BRIN, Siti Zuhro memprediksi Pilpres 2024 bakal diikuti tiga pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

Baca Juga: Pertemuan Ridwan Kamil dan Airlangga Hartarto untuk Pilpres 2024? Ini Kata Pengamat

Prediksinya tersebut diperkuat dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu yang diisi oleh tiga partai besar, Golkar, PAN dan PPP.

“Bagus menurut saya, kemungkinan tiga poros itu bisa lebih besar dari 2019. Jadi ada poros Puan, poros Anies dan poros Airlangga,” kata Siti Zuhro ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (16/5).

Siti Zuhro tak menginginkan adanya distorsi dalam pesta demokrasi lima tahunan mendatang.

Terlebih Indonesia menganut sistem multi partai, sehingga hal wajar jika Pilpres diikuti lebih dari dua pasangan calon.

“Bagus lah, ini malah tiga, kita maunya empat nggak apa-apa, jangan sampai dua lagi kan kita ini masyarakat majemuk, kita ini multi partai masa cuma dua,” ujar Siti Zuhro.

Dia pun meyakini, partai koalisi yang terbentuk dengan tiga poros akan memenuhi syarat presidential threshold 20 persen.

Baca Juga: Terkait Bersatunya PPP-Golkar-PAN, Rocky Gerung Sebut Koalisi Tak Boleh Sembarangan, Harus Ada Ini

“PKB dengan Gerindra bisa, nanti Nasdem, PKS dan Demokrat,” cetusnya.

Pakar politik ini pun tidak mempermasalahkan jika nantinya Pilpres akan dilakukan dua putaran. Dia menyebut, peta politik 2024 akan lebih luas dibanding 2019 lalu.

“Bisa dua putaran nggak apa-apa, daripada kita distorsi gitu, janganlah kita distorsi, sedih kita mereka rangkul-rangkul kita masih terpecah sampai sekarang,” pungkas dia.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan