Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

SAMADE Riau Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Aturan DMO Minyak Sawit

SAMADE Riau Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Aturan DMO Minyak Sawit Kredit Foto: Elaeis
Warta Ekonomi -

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan akan kembali membuka ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mulai besok, Senin (23/5). 

Dengan dicabutnya larangan ekspor itu, pemerintah akan kembali memberlakukan kembali kebijakan yang sempat dicabut, yakni Domestic Market Obligation dan Domestic Price Obligation (DMO-DPO).

Ketua DPW Sawitku Masa Depanku (SAMADE) Provinsi Riau, Karmila Sari, menyambut baik keputusan pemerintah yang mencabut kebijakan tersebut. Menurutnya, hal ini lah yang telah berminggu-minggu ditunggu oleh para petani kelapa sawit. Baca Juga: Larangan Ekspor Dicabut, Harga Sawit Sumbar Malah Melorot

Namun, dia meminta agar pemerintah lebih memperketat lagi pengawasan kebijakan DMO dan DPO itu. Hal ini dilakukan agar tidak lagi ada pihak-pihak yang memanfaatkan kebijakan itu untuk memperkaya diri sendiri. 

"Aturan DMO 30 persen itu harus lebih diperketat lagi pengawasannya. Jangan sampai terjadi lagi seperti yang kemarin," kata dia kepada elaeis.co, Minggu (22/5). 

Selian itu, dia juga berharap agar sanksi yang diberikan kepada para pelaku yang mencoba bermain di kebijakan itu lebih dipertegas lagi. 

"Sanksinya juga harus lebih dipertegas. Kita tidak ingin ada yang memanfaatkannya dan merugikan masyarakat luas," pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Elaeis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Elaeis.

Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel:

Video Pilihan