Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Amien Rais Sarankan Masyarakat Tak Pilih Capres yang Pro Barat atau China

Amien Rais Sarankan Masyarakat Tak Pilih Capres yang Pro Barat atau China Kredit Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyarankan masyarakat tidak memilih capres yang pro Barat atau China.

Mantan Ketua MPR itu juga meminta masyarakat tidak memilih pemimpin yang visi dan misinya terlalu condong ke negara lain maupun yang terkesan memusuhi kelompok tertentu.

"Kalau ada calon pemimpin terlalu ke arah Barat, jangan dipilih, atau terlalu ke arah (negara) Tirai Bambu, juga jangan dipilih. Kiblat kita Indonesia," tegas Amien Rais dalam keterangannya, Senin (30/5).

Baca Juga: Ditanya Soal Wacana Jabatan Tiga Periode, Amien Rais Beri Jawaban Menohok!!

Selain itu, politikus senior ini juga meminta masyarakat mencari capres yang berkomitmen memelihara ideologi bangsa, yaitu Pancasila.

"Harus menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga kedaulatan Indonesia," ujarnya.

Menurut Amien, demokrasi adalah semacam pasar bebas bagi masyarakat di mana setiap orang bisa memilih ide-ide yang ditawarkan oleh setiap capres maupun cawapres.

Dia juga mengusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertindak sebagai penyelenggara pemilu tidak menjadi satu-satunya lembaga yang secara resmi bisa menghitung hasil pemilihan suara.

"Saat ini model pemilihan umum kan KPU, saya usulkan yang menghitung KPU ditambah partai-partai. Partai politik juga banyak yang ahli IT. Itu akan lebih adil dan fair," ucapnya.

Mengenai persiapan Partai Ummat menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024, Amien menyatakan segera membicarakan dengan para pengurus.

"Saya punya partai kan belum diverifikasi, kalau sudah pun saya akan bicara sebagai Ketua Majelis Syura tentang pilpres ini," pungkas Amien Rais.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan