Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jubir Habib Rizieq Buka-Bukaan Soal Ditolaknya Ceramah UAS di Jonggol, Kalimatnya Tegas!

Jubir Habib Rizieq Buka-Bukaan Soal Ditolaknya Ceramah UAS di Jonggol, Kalimatnya Tegas! Kredit Foto: Instagram/Ust. Abdul Somad
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu juru bicara (jubir) Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar buka suara soal penolakan ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) oleh segelintir warga di sebuah perumahan.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria yang mengeklaim sebagai warga perumahan Citra Indah City, Jonggol.

Baca Juga: Mantan Wapres JK Ungkap Hal Ini, Katanya 2022 Itu Tahun Politik yang...

Mereka terlihat membacakan penolakan atas rencana kehadiran UAS untuk mengisi ceramah Tabligh Akbar di kawasan tersebut.

Aziz menegaskan agar masyarakat tak boleh cepat percaya dengan adu domba.

"Masyarakat jangan mau diadu domba dan masuk jebakan Islamophobia apalagi dari kalangan umat Islam sendiri," ujar Aziz kepada GenPI.co, Kamis (16/6).

Tokoh asal Petamburan itu menegaskan agar waspada terhadap devide et impera alias politik pecah belah yang sudah ada dari zaman penjajahan.

"Ini sangat gencar dilakukan supaya umat Islam tidak bersatu," tambahnya.

Selain itu, dia juga mewanti-wanti para elite di belakang Islamophobia.

Baca Juga: Banyak DPW Partai NasDem Dukung Anies Baswedan, Surya Paloh Tak Perlu Pikir-Pikir Lagi

"Sudahlah. Hentikan ini semua dan jangan kasih makan anak istri di rumah dari proyek beginian," tuturnya.

Aziz Yanuar juga meminta para elite di balik Islamophobia untuk segera bertaubat dan mengingat akan kematian.

"Jangan kebencian kita pada seseorang membuat kita tidak adil, kalian dunia akhirat akan mendapat ganjaran balasan atas fitnah yang kalian timbulkan," jelasnya. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan