Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Keran Ekspor Dibuka, NSS Tetap Prioritaskan Kebutuhan Domestik

Keran Ekspor Dibuka, NSS Tetap Prioritaskan Kebutuhan Domestik Kredit Foto: Sawit Nusantara Sejahtera

Fokus Pasar Domestik 

Secara terpisah, sebelumnya Wakil Direktur Utama perusahaan sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) Kurniadi Patriawan, mengatakan NSS masih fokus menyediakan minyak sawit untuk kebutuhan pasar dalam negeri. 

“Selagi masih ada perkembangan di dalam negeri, kami akan mengutamakan dalam negeri. Industri makanan, minyak goreng, dan biodiesel itu market-nya masih sangat luar biasa di dalam negeri. Selama itu bisa mendukung, kami akan support dalam negeri,” jelas Kurniadi. 

Pada tahun 2021, Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) memiliki lahan sekitar 26,231 hektare dan sedang dalam proses pengembangan lahan plasma fase 1 seluas 2.500 hektare hingga tahun 2024. 

Baca Juga: Pakistan, Pasar Potensial CPO dan Minyak Goreng Indonesia

Rata-rata umur tanaman baru sekitar 7 tahun, sehingga masa produksi tanaman masing sangat panjang. Perusahaan, jelasnya, juga memiliki satu pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas 60 ton per jam saat ini. 

NSS memiliki basis pelanggan yang sangat kuat. Pelanggan NSS membayar dengan metode FOB secara cash basis. Besarnya jarak antara permintaan dan produksi, mendorong perusahaan untuk mencari tambahan modal guna meningkatkan kapasitas produksi. 

Setelah IPO, NSS menargetkan untuk mengembangkan lahan inti siap tanam seluas 20.000 hektare dan lahan plasma seluas 9,500 hektare serta membangun 4 pabrik baru sehingga kapasitas produksi meningkat menjadi 270 ton per jam dari saat ini sekitar 60 ton per jam. Dengan pengembangan kapasitas bisnis ini, produksi tahunan ditargetkan meningkat menjadi di atas 23 ton per ha/tahun.

Baca Juga: Efek Sebut AHY Jubir Koruptor, Giring Babak Belur Dicaci-maki: Kualitas Ketum Parpol Kok Kaya Buzzer, Cuitan Penuh Kebodohan!

Halaman:

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: