Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kebijakannya Bikin Repot Masyarakat, Anies Baswedan Ditantang Ruhut Sitompul: Begini Deh...

Kebijakannya Bikin Repot Masyarakat, Anies Baswedan Ditantang Ruhut Sitompul: Begini Deh... Kredit Foto: Instagram/ruhutp.sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah nama 22 jalan sangat merepotkan masyarakat.

Ruhut mengatakan tiap nama jalan di Jakarta pasti memiliki sejarah tentang tempat atau daerah setempat. Oleh karena itu, menurut Ruhut, Anies bersama Pemprov DKI Jakarta tidak boleh asal mengubah nama jalan.

Baca Juga: Viral Baru Tindak, Lalainya Buat Dampak Luar Biasa, PDIP Nilai Pengawasan Anies Baswedan Lemah!

“(Rakyat) datang bolak-balik ke polisi, datang bolak-balik ke pemda itu, kan, pekerjaan, merepotkan, enggak bisa,” kata Ruhut kepada JPNN.com, Selasa (28/6).

Menurut Ruhut, Anies lebih baik membangun jalan baru untuk dinamai dengan nama pahlawan Betawi ketimbang harus mengubah nama jalan yang sudah ada.

“Ya pahlawan Betawi bikin jalan baru banyak, tetapi ya dia karena enggak ada pembangunan ya nama-nama jalan yang dia ganti,” ujar Ruhut.

Ruhut pun menantang untuk mengubah nama jalan yang menjadi tempat tinggal Anies Baswedan.

“Begini, deh, Pondok Labu, tempat dia tinggal itu diganti namanya ayo padahal dia gubernur kenapa itu enggak diganti saja, nama tokoh Betawi masih banyak, loh, tetapi enggak baik itu Pondok Labu pasti ada ceritanya,” ujar Ruhut.

Anies mengambil kebijakan mengubah sebanyak 22 nama jalan dengan nama tokoh Betawi.

Baca Juga: Walau Ditutup Pemerintah, Pegawai Holywings Tak Perlu Risau Soal Nasibnya

Perubahan nama jalan ini berdampak bagi warga dan pelaku bisnis yang berada di lokasi jalan. Sebab, mereka harus melakukan perubahan data yang akan memakan waktu dan biaya.

Baca Juga: Setelah India, eFishery Siap Ekspansi ke China dan Vietnam

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: