Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Sebut PDIP Siapkan Karpet Merah untuk Puan Maharani, Bagaimana Nasib Ganjar Pranowo?

Pengamat Sebut PDIP Siapkan Karpet Merah untuk Puan Maharani, Bagaimana Nasib Ganjar Pranowo? Kredit Foto: DPR
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebagai partai pemenang pemilu di edisi terakhir dan memenuhi syarat untuk memajukan calon presiden secara mandiri tentu tidak akan "pusing" perihal syarat pencalonan.

Masalah lebih kepada siapa sosok internal partai yang kiranya bisa kembali menghantarkan mereka menjadi pemenang.

Saat ini ada dua nama calon terkuat yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani, tampaknya masih terus bersaing.

"Hal itu diketahui dari DPP yang sepertinya terus membujuk Ganjar mengurungkan niatnya maju capres," ujar pengamat politik Zaki Mubarak dilansir dari GenPI.co, Jumat (1/7).

Zaki mengungkapkan, Ganjar akan dihadiahi dengan sejumlah penawaran.

"Mungkin saja menjadi ketua tim pemenangan Puan di Pilpres nanti atau dimajukan di Pilgub DKI Jakarta, hingga sebagai sekjen," tuturnya.

Baca Juga: Eks "Pasukan" Jokowi Mulai Merapat ke Anies Baswedan, Analisis Rocky Gerung Tajam Singgung Oligarki: Persiapan Menuju Istana!

Hadiah tersebut tentunya dengan maksud agar Ganjar segera mengurungkan niat menjadi capres.

"Intinya, supaya memberi karpet merah bagi Puan yang digadang-gadang menjadi penerus Bu Mega di PDIP untuk maju Pilpres 2024," jelasnya.

Tidak hanya itu, Puan disebut juga yang akan meneruskan takhta menjadi Ketum PDIP.

"Jika Ganjar membangkang atau bahkan melawan, sudah pasti akan langsung digebuk atau dipecat dari PDIP," ungkapnya. 

Namun, tidak ada ada yang tahu sikap Ganjar ke depannya.

"Kita tunggu saja apakah Ganjar akan tunduk dan mengalah, atau sebaliknya berani melakukan perlawanan," ucapnya. (*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan