Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bandingkan Perang Rusia-Ukraina dengan Israel-Palestina, Novel Bamukmin PA 212 Minta Jokowi Lakukan Ini

Bandingkan Perang Rusia-Ukraina dengan Israel-Palestina, Novel Bamukmin PA 212 Minta Jokowi Lakukan Ini Kredit Foto: Instagram/Novel Bamukmin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendamaikan perang Israel dan Palestina usai kunjungan presiden ke Rudia dan Ukraina.

Menurut Novel, perdamaian memang harus tercipta di seluruh dunia. Sebab, menurutnya, jika terjadi perang, yang jadi korban sudah pasti hanya rakyat. Oleh karena itu, ia mendukung langkah Jokowi yang ingin menjadi juru damai Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Mantan Menkeu Bilang Mustahil Ukraina-Rusia jadi Akur Gegara Jokowi, "Mending Urus Aplikasi BBM"

"Namun, ada peperangan (selain Rusia-Ukraina, Red) yang paling lama dan tidak selesai-selesai, yakni penjajahan Israel atas Palestina," ujar Novel kepada GenPI.co, Minggu (3/7/2022).

Menurut Novel, jika Indonesia anti-penjajahan, negara ini harus membantu menyelesaikan polemik Israel-Palestina.

"Ya, sebagaimana yang tertuang dalam teks proklamasi 'penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi'," tambahnya.

Baca Juga: Ukraina Bantah Zelenskyy Titip Pesan ke Jokowi buat Putin, Politisi Demokrat: Apakah untuk Mendapat ‘Pengakuan’ Harus ‘Berbohong’?

Dia mengatakan lebih baik Presiden Jokowi mendamaikan Israel-Palestina terlebih dahulu. Menurutnya, Rusia akan punya komitmen berhenti perang ketika Israel setop penjajahan terhadap Palestina.

"Rusia boleh saja didamaikan dengan Ukraina, asal Israel berani didamaikan juga," tuturnya.

Novel menuturkan dengan komitmen tersebut, Jokowi akan terhindar dari fitnah bahwa negara ini punya kepentingan khusus dengan Israel. Oleh karena itu, dirinya mendorong Jokowi juga mau mendamaikan Israel dengan Palestina.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan