Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Demi Bangsa dan Negara, Doni Monardo Dorong Purnawirawan TNI Ikut Terjun ke Bidang Ekonomi

Demi Bangsa dan Negara, Doni Monardo Dorong Purnawirawan TNI Ikut Terjun ke Bidang Ekonomi Kredit Foto: Antara/Rony Muharrman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Letjen TNI (Purn.) Doni Monardo, mendorong para purnawirawan untuk berkiprah di bidang yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara, seperti di bidang UMKM.

“Kalau dulu di bidang pertahanan dan keamanan maka saat ini tentu lebih luas lagi bisa berkiprah pada banyak bidang yang tentu bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Termasuk khususnya di bidang ekonomi. Jadi kami mendorong para purnawirawan mengambil bagian yang maksimal, karena waktu sudah tidak terikat lagi dengan dinas, harus wajib untuk ke kantor dan sebagainya, sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan di bidang ekonomi, khususnya di bidang UMKM,” ujarnya dalam pertemuan virtual Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Bersama Ketum PPAD dalam Rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Ulang Tahun PPAD 6 Agustus 2022, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: Upaya Mempercepat Penurunan Stunting, TNI AD Kerahkan Seluruh Jajarannya Dalam Perkuat BKKBN

Sejalan dengan itu, Doni pun mengingatkan kepada seluruh purnawirawan agar tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk memberikan kontribusi dalam perjuangan bangsa dan negara.

“Pertemuan ini juga untuk meningkatkan kesadaran kolektif dari seluruh purnawirawan agar waktu, tenaga, pikiran mereka itu bisa dicurahkan untuk tetap berbakti kepada bangsa dan negara. Jadi pensiun hanyalah administratif saja. Secara operasional, setiap purnawirawan bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk memberikan kontribusi dalam perjuangan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Mantan Kepala BNPB ini kemudian melanjutkan bahwa salah satu program utama PPAD adalah memperkokoh persatuan yang diharapkan dapat menjadikan bangsa Indonesia semakin sejahtera dan makmur.

“Kemudian juga sebagai salah satu program utama PPAD dengan memperkokoh persatuan, diharapkan bangsa bisa lebih sejahtera, lebih makmur. Apalagi dikaitkan dengan kondisi Covid-19. Ada lebih dari 2 juta warga negara kita yang kehilangan pekerjaan karena di PHK, paling banyak awalnya dari sektor pariwisata dan transportasi. Walaupun demikian, secara bertahap, Alhamdullilah, sudah mulai pulih kembali,” katanya.

Doni pun mengingatkan agar para purnawirawan tidak hanya bergantung dari tunjangan pensiun saja, melainkan dapat meningkatkan kehidupan keluarga di bidang produktif, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Dalam kondisi perang ekonomi kemudian juga banyak yang di-PHK, maka pilihan terbaik adalah sekarang bagaimana bisa meningkatkan kehidupan keluarga lebih baik. Tidak hanya tergantung dari tunjangan pensiun, tetapi bisa menciptakan lapangan kerja, merangkul masyarakat untuk melakukan berbagai langkah yang produktif baik itu di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan banyak lain,” ungkapnya.

Eks Danjen Kopassus ini juga mendorong para purnawirawan untuk menekuni bidang usaha agar persentase entrepreneur di Indonesia bisa semakin meningkat.

Baca Juga: Soroti Pengakuan Ajudan Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Pakar Hukum Temukan Lagi Kejanggalan, Simak!

“Kami mendorong [purnawirawan] agar tenaga, pikiran, waktu, dan semua potensi diri yang dimiliki untuk belajar menekuni bidang usaha. Harus menjadi entrepreneur dan ini tentu sejalan dengan kondisi sekarang karena bangsa Indonesia hanya memiliki 4% warga negara yang bergerak di bidang wirausaha, sementara standar yang diharapkan itu adalah 14%. Sehingga para purnawirawan yang relatif masih muda kita dorong untuk menjadi entrepreneur dan bisa menciptakan lapangan kerja,” tutupnya.

Baca Juga: Ekonomi Makin Pulih, Penyaluran Kredit BTPN Naik Hingga 10%

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: