Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Pertambahan Jumlah Investor yang Tak Sebanding dengan Aktifitas Transaksi, Bos Bursa Bakal Segera Bertindak

Soroti Pertambahan Jumlah Investor yang Tak Sebanding dengan Aktifitas Transaksi, Bos Bursa Bakal Segera Bertindak Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Single Investor Identification (SID) mencatat bila jumlah investor pasar modal naik 25 persen dari 7,48 juta investor pada tahun 2021 menjadi 9,37 juta pada 8 Agustus 2022. 

Berdasarkan jumlah tersebut, investor saham berjumlah 4,07 juta, reksa dana 8,7 juta, dan investor Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 740 ribu. Khusus untuk investor saham, peningkatan telah terjadi sebesar 18 persen menjadi 4,07 juta investor saham.

Baca Juga: Investor Sudah tau Belum? Ini Serangkaian Inisiatif dan Peraturan Baru yang Ada di Pasar Modal

Namun, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyoroti akitifitas transaksi saham yang masih terbilang sepi dibandingkan dengan jumlah investor yang ada. Pasalnya dari 4 juta lebih investor, yang aktif melakukan transaksi hanya sekitar 200-300 ribu SID.

“Kondisi ini masih akan menjadi perhatian yang harus segera diselesaikan oleh BEI. Kita perlu basis investor untuk lebih aktif ber-trading," ujarnya, dalam acara peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yang mengusung tema “Menuju Ekonomi Stabil, Tangguh, dan Berkelanjutan”, di Jakarta, Rabu (10/8/2022). 

Baca Juga: Investasi Pasif atau Aktif, Mana Ya yang Lebih Cocok Untuk Investor Retail?

Iman menyebut jika saat ini  gen z dan milenial yang masuk dalam kategori investor berusia di bawah 40 tahun mendominasi hingga sebesar 81,64 persen dengan nilai aset yang mencapai Rp144,07 triliun.

Sementara, dari sisi demografi per 8 Agustus 2022, investor individu di Indonesia didominasi oleh 62,89 persen laki-laki, 59,16 persen berusia di bawah 30 tahun, 32,68 persen pegawai, 61,87 persen berpendidikan terakhir SMA dan 49,40 pers

Baca Juga: Begini Strategi BRI Tingkatkan Penyaluran Kredit Konsumer di 2022

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: