Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kekuatan Ferdy Sambo Nggak Main-main, IPW Sebut Bakal Ada Perlawanan ke Kapolri: Tapi Tidak Nampak di Permukaan

Kekuatan Ferdy Sambo Nggak Main-main, IPW Sebut Bakal Ada Perlawanan ke Kapolri: Tapi Tidak Nampak di Permukaan Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ditetapkannya Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan terhadap ajudannya sendiri yakni Brigadir J kian berbuntut panjang usai tim khusus (timsus) umumkan keterlibatan puluhan anggota Polri dalam menghalangi penyidikan kasus tersebut.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso membeberkan adanya kemungkinan perlawanan dari kubu Eks Kadiv Propam tersebut kepada timsus dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Ngeri! Ada Kelompok bak Kerajaan di Tubuh Polri, Mahfud MD: Kelompoknya Si Sambo

Sugeng menyebut, perlawanan dari kubu Sambo ini salah satunya dengan menyebar serangan isu negatif terhadap para personal Timsus Kapolri.

"Perlawanan itu menurut saya masih ada. Namun tidak nampak di permukaan. Perlawanan misalnya menyebarkan isu negatif ke timsus," kata Sugeng kepada wartawan, Selasa (16/8/2022).

Sugeng pun meminta Kapolri tak perlu ragu untuk memberikan peringatan kepada kelompok yang mendukung Sambo tersebut. Menurutnya, langkah ini perlu diambil jika mereka ikut campur dalam proses penyidikan.

"Pak Kapolri, sekiranya ada pihak pihak intervensi, ikut campur dalam proses penyidikan, pak Kapolri harus menertibkan, harus diberikan peringatan," pintanya. 

Sugeng menyebut, Sambo cukup memiliki pengaruh di Korps Bhayangkara, mengingat puluhan anggota Polri ikut terlibat dalam mempengaruhi penyelidikan awal kasus pembunuhan Brigadir J.

"Pasti lah, pasti berpengaruh, makannya 36 orang ikut nyemplung dalam kasus ini, gimana tidak berpengaruh," tutur Sugeng.

Baca Juga: Catat! Ditegaskan Mahfud MD: Berbelitnya Kasus Brigadir J Gegara "Geng Sambo"

Menurutnya, pengaruh Sambo di internal Polri tak terlepas dari posisinya yang menjabat sebagai Kadiv Propam dan Kasatgasus Merah Putih. Saat ini Sambo sudah dicopot dari jabatan tersebut. Sugeng mengatakan pembubaran Satgasus Merah Putih menjadi upaya mengurangi pengaruh Sambo.

"Iya salah satu bentuk mengurangi kekuatan, menghilangkan atau memutus mata rantai (pengaruh) tersangka FS," ujarnya.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru BTPN, Ini Perjalanan Karir Henoch Munandar

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: