Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Partainya Farhat Abbas Mengajukan Permohonan Sengketa Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024

Partainya Farhat Abbas Mengajukan Permohonan Sengketa Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024 Kredit Foto: Instagram/Farhat Abbas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menjelang Pemilu dan Pilpres 2024, sejumlah manuver-manuver aktor dan partai politik terus disoroti masyarakat.

Mengenai perkembangan yang ada, Tiga partai politik (parpol) mengajukan permohonan sengketa pendaftaran calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Salah satunya adalah Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) besutan Farhat Abbas.

"Permohonan sengketa ada Partai Berkarya, Partai Bhinneka Indonesia (PBI), sama Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)," ungkap Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono, Kamis (18/8/2022).

Totok mengatakan, ketiga partai tadi masih berkonsultasi dalam mengajukan permohonan sengketa. Sebab, objek permohonan yang diajukan belum lengkap dan perlunya melakukan registrasi.

Baca Juga: "Permalukan Konsumen", Farhat Abbas Bela Pencuri Cokelat: Gugat Perdata Alfamart, Pidanakan!

"Harus melengkapi berkasnya dulu. Masih konsultatif lah sifatnya. Lalu kita beri penjelasan," jelasnya.

Totok menjelaskan, permohonan sengketa akan diproses apabila melampirkan Surat Keputusan (SK) atau Berita Acara (BA), atau surat keputusan yang mengandung ketetapan dari KPU.

"Tapi kalau tanda pengembalian kan masih belum bisa. Mereka mengatakan akan menunggu BA dari KPU," tutupnya.

Baca Juga: Terkuak Reaksi Jokowi Saat Diceritakan Soal Kasus Brigadir J, Mahfud MD: Pak Presiden Sangat Marah Terlebih...

Baca Juga: Ngeri! Informan SBY Bukan Orang Sembarangan: Mendengar Langsung dari Mulutnya Presiden, Presiden Hanya Mau Dua Calon

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: