Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Maruf Amin Targetkan Indonesia Pimpin Pasar Asuransi Syariah Regional

Maruf Amin Targetkan Indonesia Pimpin Pasar Asuransi Syariah Regional Kredit Foto: Wapresri.go.id
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengingatkan industri asuransi di Indonesia untuk mewaspadai ketidakpastian global.

Di tengah tantangan itu, Maruf juga meminta asuransi syariah untuk bersiap menghadapi pemberlakuan ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) yang bertujuan untuk menghilangkan pembatasan perdagangan jasa di antara negara-negara ASEAN.

Maruf mengatakan pemberlakuan AFAS ini di satu sisi mendorong asuransi syariah semakin berkompetisi menghadapi masuknya pesaing dari luar. Akan tetapi, di sisi lain juga meningkatkan prospek industri asuransi syariah di Indonesia ke tingkat regional, karena dengan adanya kesepakatan tersebut, industri asuransi syariah dalam memperluas pasar ke negara-negara ASEAN.

“Industri asuransi syariah nasional seyogianya dapat memanfaatkan momentum ini dengan terus mempersiapkan diri, menjadi lebih kompetitif dan efisien, sehingga mampu bersaing, bahkan memimpin pasar asuransi syariah di tingkat regional,” ujar Maruf di Jakarta, kemarin.

Maruf pun mendorong Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat, terutama asuransi syariah. Dia juga minta AASI mengoptimalkan teknologi digital untuk memperkuat asuransi syariah Indonesia serta menciptakan produk-produk yang menarik untuk generasi produktif Indonesia.

Selain itu Maruf meminta agar ada peningkatan kualitas dan kapasitas SDM dalam bidang keuangan atau asuransi syariah.

“Serta mengambil peranan aktif guna mendukung pelaku UMKM, baik dari sisi proteksi usaha maupun literasi,”tegasnya.

Baca Juga: Laju Inflasi Terus Merangkak Naik, Jokowi Minta Pemerintah Daerah Segera Ambil Tindakan

Selain itu, untuk mendorong inklusi keuangan syariah, Maruf menekankan adanya inovasi berupa diversifikasi produk asuransi syaria. Salah satunya dengan menyediakan produk asuransi mikro dengan sistem pembayaran yang lebih ekonomis atau bahkan yang tidak tersedia pada produk asuransi konvensional.

Baca Juga: Omongan Luhut Soal Ekonomi Negara Dinilai Tak Bisa Dipegang, Netizen Kecewa: Kalo Mau Bijak Mundur, Rakyat Sudah...

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: