Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kwik Kian Gie Ngaku Tak Paham istilah subsidi BBM, Produsen BBM Kok Kasih Subsidi

Kwik Kian Gie Ngaku Tak Paham istilah subsidi BBM, Produsen BBM Kok Kasih Subsidi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aktivis demokrasi Syahganda Nainggolan menilai rakyat tambah menderita pasca Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Di tengah penderitaan rakyat, kok herannya para ketua umum parpol malah sibuk memenuhi ambisi pribadinya untuk pencapresan dan tak memikirkan kondisi rakyat.

"Ketua-ketua partai asyik masyuk kasak kusuk cari pasangan copras capres tak peduli. Kaum buruh menjerit, bayang-bayang PHK muncul, baik jutaan buruh sektor otomotif yang baru akan pulih setelah kenaikan BBM 2014 dan pandemi, maupun buruh berbagai sektor lainnya," kata Syahganda dalam keterangannya.

Syahganda menanyakan benarkah pernyataan Jokowi bahwa orang kaya menikmati subsidi BBM itu dalam porsi 70 persen.

"Bagaimana dengan 120 juta pemilik sepeda motor, apakah mereka orang-orang yang dituduh Jokowi penikmat subsidi tidak tepat sasaran itu?," tegasnya.

Ia menilai pemerintah salah langkah di tengah kondisi ekonomi yang mulai bangkit setelah dua tahun kehancuran akibat pandemi, maka nasib rakyat bisa terperosok lebih buruk lagi.

"Kwik Kian Gie mengaku tidak paham istilah subsidi BBM ini. Sebab, menurutnya, sebagai produsen minyak, Indonesia tidak perlu memberikan istilah subsidi bagi barang miliknya sendiri. Bahkan, ketika kita menjadi net importir, tetap saja kita punya porsi minyak hasil perut bumi Pertiwi.

Baca Juga: Pegang Tiket Pilpres 2024, Anies Ucapkan Terima Kasih ke NasDem, PKS dan Demokrat: Bismillah Kepercayaan Itu Kini Telah Diembankan

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: