Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Realisasikan Program Kemendikbudristek, UPH Berdayakan Desa Cikande

Realisasikan Program Kemendikbudristek, UPH Berdayakan Desa Cikande Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Service-Learning Community (SLC), salah satu organisasi yang berada di bawah naungan unit Student Life Universitas Pelita Harapan (UPH) menjalankan program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2022.

Program ini merupakan implementasi dari pendapatan pendanaan hibah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program PPK Ormawa UPH yang melibatkan mahasiswa lintas fakultas ini mengusung judul “Pemberdayaan Masyarakat Desa Cikande Melalui Kegiatan Panggung Boneka, Membaca Senyap dan Nyaring dalam Mendukung Program Merdeka Literasi”

Program yang berjalan dari Juli hingga November 2022 tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat Desa Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang sudah menjadi mitra UPH sejak tahun 2019 melalui Yayasan dan Sekolah Tiara Veritas. Pemberdayaan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan pendidikan di Desa Cikande.

“Salah satu permasalahan yang menjadi sorotan kami di Desa Cikande adalah terkait kualitas pendidikan. Dari sini kami tergerak untuk berkomitmen membantu memperbaiki kualitas pendidikan melalui gerakan peningkatan budaya membaca pada anak-anak melalui penyebaran pojok baca yang dibuat dan melakukan beberapa kegiatan literasi di desa Cikande. Kegiatan sederhana yang kami siapkan ini bertujuan untuk mengisi waktu mereka dengan kegiatan bermanfaat,” jelas Dinda Sekar Syallomitha, Ketua Tim Program PPK Ormawa UPH 2022 dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/9/2022). Baca Juga: SCH Learning Center Bantu Pemerataan Pendidikan Indonesia

Lebih lanjut, mahasiswa Psikologi UPH ini, menjelaskan bahwa pembuatan pojok baca akan tersebar di beberapa lokasi sehingga diharapkan dapat menjadi wadah dan memotivasi anak-anak untuk gemar membaca. Pojok baca ini juga hadir dengan berbagai kegiatan literasi seperti pengenalan membaca senyap dan nyaring.

“Kami melihat program PKK Ormawa menjadi solusi nyata bagaimana mahasiswa mampu berdampak sejak masa kuliah. Selain bagi masyarakat, keterlibatan kami di program ini juga menjadi tempat untuk menggali potensi, mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah, melatih soft skills, dan tentunya menjadi proses untuk kami melatih empati, kepedulian, dan hati yang mau melayani untuk membagikan sukacita bagi masyarakat sekitar,” ungkap Dinda.

Adapun program dana hibah PPK Ormawa dibentuk pemerintah untuk mengoptimalkan fungsi organisasi yang berada di bawah naungan universitas agar dapat memberikan dampak yang signifikan di lingkungan masyarakat sekaligus untuk mengasah dan membentuk setiap mahasiswa yang terlibat. 

“Kami melibatkan Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, serta Fakultas Bisnis yang saling memberikan kontribusi ide dalam menciptakan rencana dari proposal hibah PPK Ormawa yang kami ajukan,” tutur Wiputra Cendana, B.Sc., M.Pd., Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPH selaku dosen pembimbing program ini.

Selaras dengan sasaran pelayanan dari SLC UPH, Wiputra berharap program ini dapat menjadi pemantik agar mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang mereka pelajari di UPH baik di tataran pemikiran (head), keterampilan (hand), dan ketulusan sepenuh hati (heart) dalam melayani Desa Cikande.

Baca Juga: Nilai Setor Tunai Tanpa Kartu Blu by BCA Digital Tembus Rp 381 Miliar

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: