Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Sesumbar Banjir dan Macet Jakarta Menurun Saat Dipimpinnya, Andi Sinulingga Ikut-ikutan Bongkar Hal Ini

Anies Sesumbar Banjir dan Macet Jakarta Menurun Saat Dipimpinnya, Andi Sinulingga Ikut-ikutan Bongkar Hal Ini Kredit Foto: Golkarpedia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan capaiannya selama memimpin ibu kota selama 5 tahun. Ia mengeklaim permasalahan Jakarta seperti banjir dan macet menurun saat masa kepemimpinannya yang akan berakhir pada Oktober 2022.

Menanggapi pernyataan Anies tersebut, Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga, ikut menegaskan klaim dari Mantan Menteri Kebudayaan itu.

Baca Juga: Kabar Jokowi Endorse Prabowo Subianto Bikin Geger, Relawan Anies Baswedan Tegas: Hendaknya Menghindari...

"Anies mengungkap saat ini pihaknya telah membangun 6 waduk, meningkatkan kapasitas 4 sungai utama, membangun lebih dari 28 ribu drainase vertikal," tulis Andi Sinulingga di Twitter, @AndiSinulingga (22/9/2022).

Sebelumnya, capaian tersebut dibeberkan Anies ketika menyosialisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Anies pada awalnya membeberkan sejumlah tantangan saat dirinya mulai bertugas sebagai gubernur, seperti predikat kota paling berpolusi, sering terjadi banjir besar, ketimpangan sosial, sampai membeludaknya jumlah kendaraan bermotor.

Tidak sampai di situ, Sinulingga menambahkan pihak Anies juga membangun 2 km tanggul pantai, membangun 9 pompa baru, serta mengeruk lebih dari 2,5 juta m3 lumpur yg terdapat di 8 ruas sungai.

Baca Juga: Relawan Ganjar Bela Anies, Relawan Anies: Itu Tandanya Dia Bisa Berpikir Logis

Tercatat sejak 2018 Anies memulai agenda mentransformasi Kota Jakarta. Anies mengklaim DKI Jakarta memperoleh capaian dalam transformasi Jakarta menjadi kota global.

Di antaranya, Pengguna Transportasi Publik Meningkat Signifikan, cakupan transportasi publik, pengurangan emisi-anugerah global, pengendalian banjir, layanan air bersih, penyediaan hunian, membangun ruang terbuka hijau, integrasi antarmoda, pembangunan trotoar-jalan sepeda, Revitalisasi Kota Tua-Pengadaan Zona Rendah Emisi, pembangunan JIS, program Jakwifi, dan mempercepat penerbitan izin usaha.

Baca Juga: Krisis di Inggris Banyak Anak Terpaksa Kunyah Karet Saking Lapar, Praktisi Hukum: Bersyukur Pemerintah Indonesia Bisa Antisipasi Walau...

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: