Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kabar Jokowi Endorse Prabowo Subianto Bikin Geger, Relawan Anies Baswedan Tegas: Hendaknya Menghindari...

Kabar Jokowi Endorse Prabowo Subianto Bikin Geger, Relawan Anies Baswedan Tegas: Hendaknya Menghindari... Kredit Foto: Instagram/jokowi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Geliat manuver sejumlah aktor dan partai politik serta elite pemerintahan terus dilakukan menjelang pemilu dan pilpres 2024. Mengenai perkambangan yang ada, Pemberitaan sebuah surat kabar yang berbasis di Singapura menghebohkan jagad perpolitikan Indonesia. 

Artikel dalam surat kabar tersebut mewartakan bahwa Presiden Jokowi tengah mempertimbangkan secara serius untuk ‘meng-endorse’ pencalonan Prabowo sebagai suksesornya pada Pilpres 2024.

Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI), organisasi masyarakat pendukung Anies Baswedan berpendapat, Jokowi sebagai pribadi sah-sah saja mengambil sikap politik, termasuk dalam hal mendukung atau tidak mendukung calon atau partai politik tertentu dalam Pemilu.  

Namun, sebagai pejabat publik, dukungan atau ‘endorsement’ tersebut tidak sepantasnya untuk dilakukan. 

Sebab, pada diri Jokowi selaku Presiden melekat pula kekuasaan negara sehingga, tentu segala tindakan yang dapat mengarah pada bentuk-bentuk penyalahgunaan kekuasaan negara sejauh mungkin harus dihindari.  

Baca Juga: Fotonya Dimuat di Tulisan Media Nasional Tentang Pembebasan Puluhan Koruptor, Respons Anies Baswedan Luar Biasa, Ini Buktinya!

“Tidak mungkin memisahkan diri pribadi Jokowi sebagai individu dan sebagai pejabat publik. Karena itu, beliau hendaknya menghindari sejauh mungkin kegiatan politik praktis yang dapat menjadi preseden buruk bagi praktik demokrasi di masa mendatang,” ujar Sekjen SKI, Raharja Waluya Jati, Rabu (21/9/2022) dalam keterangan tertulisnya. 

Jati menyataka, di tahun-tahun terakhirnya, Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat publik lainnya seharusnya lebih fokus pada kerja-kerja yang menjadi kewenangannya. 

Lebih lanjut, dia mengingatkan, rakyat memiliki hak untuk terus mendapatkan pelayanan terbaik dari pejabat publik meskipun kita telah memasuki tahun-tahun politik. 

“Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ke depan dapat berjalan fair jika ada komitmen para pejabat publik untuk setia pada konstitusi dan tidak tergoda untuk menggunakan kekuasaan.  Sumber daya negara yang dikelola para pejabat publik tidak boleh disalahgunakan melalui tindakan yang berlawan dengan kepentingan umum,” tegasnya. 

Di sisi lain, SKI mengapresiasi kekompakan tiga partai yang disebut-sebut sebagai caloan koalisi pengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024, yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera.  

Baca Juga: Tawarkan Bunga Rendah, BNI Segera Luncurkan Bank Digital UMKM Pertama di Indonesia

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: