Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

NasDem, Demokrat, dan PKS Merapat ke Anies, PDIP Bakal Ditinggalkan

NasDem, Demokrat, dan PKS Merapat ke Anies, PDIP Bakal Ditinggalkan Kredit Foto: Twitter/Yan Harahap

"Hal ini akan terjadi jika sikap dan gaya politik PDIP terlalu elitis dan jumawa. Apalagi, PDIP sebagai partai pemenang pemilu dan partai wong cilik sikapnya tidak tegas soal kenaikan harga BBM oleh Presiden Jokowi," sambungnya.

Dikatakan Azhari, PDIP selaku partai pemerintah saat ini sangat bertolak belakang dengan sikap PDIP pada saat kenaikan harga BBM di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, Azhari juga mengatakan bahwa PDIP melalui ketua umumnya mengusulkan untuk tidak mengganti nomor urut partai politik.

Baca Juga: Meski PKS, Demokrat, NasDem Seperti Air dan Minyak, Pengamat Sebut Tidak Perlu Kaget Jika Nantinya Mereka Bersatu, Ini Alasannya!

"Sebenarnya secara ekonomis ide yang disampaikan oleh Ketua Umum PDIP ini cukup bagus, tetapi menjadi sangat politis karena disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP karena sebagian besar publik merasakan keberadaan Ketua Umum PDIP hari ini terlalu banyak mengintervensi kebijakan-kebijakan teknis yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan partai koalisinya," katanya.

"Apalagi jika KIB (Golkar–PAN–PPP) dan koalisi Gerindra–PKB saat ini sedang menguat sampai ke tataran grassroot di daerah-daerah. Pilhan PDIP hanya 2, yaitu tidak berkoalisi (mengusung calon presiden sendiri) atau masuk kedalam koalisi KIB ataupun koalisi Gerindra–PKB," tukasnya.

Baca Juga: Super Artha Gadai Resmi Kantongi Izin OJK

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: