Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Temui Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso, Kemendag Janjikan Stabilitas Bahan Baku Demi UMKM Indonesia

Temui Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso, Kemendag Janjikan Stabilitas Bahan Baku Demi UMKM Indonesia Kredit Foto: Martyasari Rizky
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku bahagia bisa mendukung para pedagang mi dan bakso yang menjadi usaha rakyat Nusantara. Sejalan dengan itu, Kementerian Perdagangan senantiasa menjaga stok dan stabilitas harga komoditas yang menjadi bahan baku pedagang mi dan bakso seperti daging dan tepung.

Hal ini disampaikan Mendag saat memberikan sambutan di acara Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Periode 2022–2027 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 24 September 2022 malam hari.

Baca Juga: Kemendag Blokir 760 Entitas yang Tidak Memiliki Izin Bappebti, Simak!

“Saya bahagia karena telah mengukuhkan pengurus asosiasi bagi pedagang mi dan bakso untuk periode selanjutnya. Berdagang mi dan bakso adalah usaha rakyat yang ada di seluruh Nusantara. Hal inilah yang kita dukung karena terkait erat dengan hal yang saya kerjakan sebagai Menteri Perdagangan. Bicara bakso pasti berkaitan dengan daging, lalu mi dengan gandum, selain itu ada ayam, telur, bawang, termasuk minyak. Stabilitasi komoditas ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan Kemendag,” ungkap Zulhas dalam keterangan resminya, Minggu (25/9/2022).

Dalam sambutannya, Zulhas menyatakan masyarakat dapat menggunakan MINYAKITA saat membuat sajian mi dan bakso. Ia mengatakan, MINYAKITA telah tersedia sesuai harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yaitu Rp14.000/liter.

Di acara tersebut, turut hadir Ketua Umum APMISO Lasiman, Kepala Pusat Pemberitaan LPP RRI Semarang Widhie Kurniawan, dan Ketua Dewan Pakar APMISO Hari Tanoesoedibjo. Mendag Zulkifli Hasan didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Plt. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra.

Zulhas mengungkapkan, kunjungannya ke Jawa Tengah kali ini menjadi bagian dari upaya Kemendag memantau stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok). Ia mengungkapkan, Jawa Tengah adalah barometer stabilitas harga bapok di Indonesia.

“Jawa Tengah ini sentra dari banyak komoditas. Pemerintah siap mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bapok di tengah-tengah masyarakat seluruh Indonesia. Mudah-mudahan bagi pedagang bakso juga harganya stabil sehingga kita harapkan tidak terjadi gejolak. Kita harapkan pengusaha-pengusaha kita, khususnya UMKM dan pedagang mi dan bakso, bisa untung berkembang menjadi usaha besar,” ungkapnya.

Baca Juga: Perbesar Peran UMKM untuk Dukung Pemulihan Pariwisata, Ini Upaya Kemenparekraf!

Dalam pengukuhan pengurus APMISO kali ini, penyelenggara menghadirkan para pedagang mi dan bakso yang berjualan dengan gerobak untuk meramaikan acara sehingga menjadi sebuah pesta rakyat. Gelaran wayang kulit pun turut menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut

Baca Juga: Perkuat Ekosistem Syariah, BSI Gandeng Bank Riau Kepri Syariah dan Bank Sulselbar

Penulis: Martyasari Rizky
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: