Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Proyek Transisi dan Dekarbonisasi Energi Terbesar di Indonesia Dimulai

Proyek Transisi dan Dekarbonisasi Energi Terbesar di Indonesia Dimulai Kredit Foto: Antara/Budi Candra Setya

CEO PT KIS Grup KR Raghunath mengatakan, KIS Group merupakan pemimpin dalam bidang Biogas dan Bio-CNG di Indonesia dan Asia. Peletakan batu pertama untuk proyek ini menandai akan dimulainya transisi energi dan dekarbonisasi yang besar.

"Kami akan melakukan commissioning tiga proyek pertama, bekerja sama dengan AEP Group dan Mahkota Group pada April 2023 hingga November 2023 dengan volume Bio-CNG mencapai 1.230 MMBtu per hari. KIS telah tanda tangan kontrak untuk waktu yang panjang dengan PTPN, Ok IV AEP Group, Mahkota Group dan grup lainnya untuk memasok limbah organik", jelas Raghu.

Pihak Unilever Oleochemical Indonesia akan membeli Bio-Compressed Natural Gas (CNG) ini untuk menggantikan bahan bakar fosil demi mempercepat tercapainya target Net Zero Emission. PT Unilever akan menjadi yang pertama di Asia atau Indonesia yang menggunakan Bio-CNG untuk menggantikan bahan bakar fosil dalam skala besar.

"KIS Group telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Unilever dan pihak lain untuk memasok Bio-CNG. Pada Desember 2024, KIS Group akan menyelesaikan 25 pabrik, proyek-proyek ini juga menciptakan lapangan kerja dalam skala besar," terang Raghu.

Pengembangan Proyek Bio-CNG di industri kelapa sawit akan membantu perkebunan atau pabrik kelapa sawit mengurangi emisi karbon, mengatasi masalah limbah serta membantu industri terdekat untuk lebih memanfaatkan EBT sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan dekarbonisasi. 

Selain itu, langkah pengembangan dan pembangunan proyek BioCNG ini tentunya akan membantu membuka lapangan kerja hijau bagi masyarakat sekitar yang kemudian memberikan multiplier effect bagi pembangunan ekonomi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Baca Juga: Naik Pitam, Ngabalin Sebut Faisal Basri Si Raja Fitnah: Kepengen Ku Ludahi Wajahmu

Halaman:

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: