Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Wapres Ma'ruf Amin: Dialog Sosial Efektif dalam Perumusan Kebijakan Ketenagakerjaan

Wapres Ma'ruf Amin: Dialog Sosial Efektif dalam Perumusan Kebijakan Ketenagakerjaan Kredit Foto: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto

Dialog sosial yang dimandatkan ILO, kata Wapres, sesungguhnya selaras dengan cara berpikir NU tersebut. Sebab menurutnya dialog sosial akan menunjang kohesi sosial yang akan berkontribusi pada berfungsinya perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja.

“Ini juga yang diinginkan NU, kebaikan dan perbaikan bagi umat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Baca Juga: Jokowi Banjir Dukungan Maju Jadi Cawapres 2024, Masinton Pasaribu: Jangan Mau! Kalau dari Presiden Jadi Wapres, Dagelan

Terakhir, pada kesempatan ini Wapres juga menyampaikan apresiasi atas segala kiprah K-Sarbumusi sebagai badan otonom NU sejak 1955 yang kini telah menjadi salah satu dari lima organisasi pekerja terbesar di Indonesia dengan jumlah keanggotaan mencapai ratusan ribu orang.

“Hal itu menjadi modalitas yang sangat penting bagi K-Sarbumusi untuk menjadi mesin penggerak transformasi pekerja yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan bahwa tantangan global yang dihadapi para pekerja dapat diatasi melalui kerja sama pemerintah dan pihak yang berkepentingan agar dapat melalukan kolaborasi dalam mencari solusi.

Baca Juga: Soal Isu Maju sebagai Cawapres Dampingi Prabowo Subianto, Projo: Jokowi Nggak Akan Ambil
 
"Saya kira tantangan dan dinamika itu sungguh sangat luar biasa. Dan kita bisa mengatasi seluruh tantangan ini dengan kolaborasi, kerja sinergitas antara pemerintah, pengusaha, dan kelompok serikat pekerja ini," tutur Ida.

Baca Juga: Jangkau Nasabah UMKM, Fintech KoinWorks Akusisi BPR Asri Cikupa Karya

Halaman:

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: