Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tingkatkan Kapasitas SDM Koperasi, LPDB-KUMKM Berikan Pendampingan Pengelola KSP Kopdit Obor Mas

Tingkatkan Kapasitas SDM Koperasi, LPDB-KUMKM Berikan Pendampingan Pengelola KSP Kopdit Obor Mas Kredit Foto: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus mengintensifkan perannya sebagai lembaga negara yang tidak hanya fokus kepada pembiayaan dana bergulir kepada Koperasi dan UKM, tetapi juga melakukan pendampingan dan inkubasi usaha.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, akselerasi perekonomian masyarakat yang merupakan anggota Koperasi dan pelaku UMKM terus ditingkatkan melalui pelatihan, pendampingan dan inkubasi.

Baca Juga: Menkop-UKM Sambut Baik Antusiasme Koperasi di Indramayu Ikuti Program Solusi Nelayan

"Dengan itu dampaknya perekonomian masyarakat bisa ditingkatkan melalui kelembagaan koperasi, jadi fungsi ekonomi daripada koperasi bisa berjalan maksimal yang memberikan nilai tambah dari anggota untuk anggota,” ujar Supomo dalam keterangannya, Jumat (30/9/2022).

Adapun salah satu pendampingan yang dilakukan oleh LPDB-KUMKM yakni melakukan pelatihan kepada para pengelola KSP Kopdit Obor Mas dalam melakukan analisa kredit kepada anggota UMKM, tentu harapannya kapasitas SDM di KSP Kopdit Obor Mas meningkat, sehingga dapat mengurangi risiko timbulnya kredit macet.

Selain itu, lebih jauh lagi diharapkan dengan pendeketan “venture approach” diharapkan pengelola koperasi mampu dan memiliki orientasi untuk membantu dan mengembangkan usaha anggotanya menjadi naik kelas.

Dewan Pengawas LPDB-KUMKM Nining Sri Astuti yang juga hadir pada kegiatan pendampingan menyampaikan, tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, sekitar 4%, harapannya Koperasi-koperasi di daerah dapat ikut berkontribusi mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem di daerahnya masing-masing. Pemerintah sendiri menargetkan pada tahun 2024 tingkat kemiskinan ekstrem turun sampai 0%.

Baca Juga: Dukung UKM Go Digital, GudangAda Bersama Pemprov Jabar Jalin Upaya Dorong Pertumbuhan UKM-Koperasi

“Koperasi sebagai garda terdepan yang langsung melayani masyarakat sampai lapisan bawah, tentu kita harapkan dapat ikut berkontribusi menurunkan kemiskinan ekstrem selain tentu menumbuhkan usaha dari para anggotanya," ujar Nining dalam sambutannya, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: PAN Jateng Dukung Pencapresan Ganjar Pranowo, Pengamat: Bisa Dapat Tiket Capres KIB

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: