Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PSI Ogah Berkoalisi dengan Parpol Pendukung Anies, Omongan Yan Harahap Skakmat: Emang yang Usung Anies Mau Koalisi dengan PSI?

PSI Ogah Berkoalisi dengan Parpol Pendukung Anies, Omongan Yan Harahap Skakmat: Emang yang Usung Anies Mau Koalisi dengan PSI? Kredit Foto: Instagram/Yan Harahap
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tegas menyatakan tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Pernyataan ini langsung ditanggapi sinis oleh Politisi Demokrat Yan Harahap.

"Emang yang mengusung Anies mau berkoalisi dengan PSI?," tulisnya di Twitter, @YanHarahap, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Tak Punya Kursi di DPR, Dukungan PSI ke Ganjar Pranowo 'Omong Kosong', Pengamat: Emang Udah Izin PDIP?

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Grace Natali menegaskan partainya tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang mendukung Anies Baswedan. Dengan begitu, PSI tidak akan merapat ke koalisi Partai Nasdem. 

Grace menjelaskan, alasan pihaknya tidak akan mendukung Anies dan bergabung dengan koalisi partai yang mengusungnya, lantaran tudingan politik identitas.

Anies Rasyid Baswedan pada Senin (3/10/2022) telah resmi diusung oleh Partai besutan Surya Paloh. Anies diyakini mampu menjawab tantangan yang disodorkan NasDem.

Baca Juga: Giring Blunder Soal Deklarasi Capres karena Berbeda dengan yang PSI Lakukan, Refly Harun Sampai Ngakak Ketawa: Lihat-lihat Dulu!

PSI menyebut Anies menggunakan politik identitas pada Pilkada DKI 2017 lalu. Itulah sebabnya, tidak mau berkoalisi ataupun memberikan dukungan kepada Anies.

Sementara itu, PSI secara mengejutkan dengan rentan waktu yang tidak terlalu jauh, muncul di layar tv mendeklarasikan Capres dan Cawapresnya. Pada deklarasi itu, PSI mengusung Ganjar Pranowo berpasangan dengan Yenny Wahid.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Baca Juga: Asal Muasal Presidential Threshold 20 Persen Gegara Kemenangan SBY di Pilpres 2004, Ini Nih Biang Keroknya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: