Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kementerian PPN/Bappenas Tengah Siapkan Roadmap Ekonomi Biru Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas Tengah Siapkan Roadmap Ekonomi Biru Indonesia Kredit Foto: Tri Nurdianti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam acara Seminar Nasional Blue Finance dan Peluncuran Blue Finance Instruments Development Guideline yang diselenggarakan pada 1 November 2022 di Jakarta, menyampaikan bahwa Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) kini tengah mempersiapkan Roadmap Ekonomi Biru.

"Pada bulan November 2021, Kementerian PPN/Bappenas telah menerbitkan Kerangka Pembangunan Ekonomi Biru Indonesia. Dokumen tersebut disusun dengan dukungan dari OECD, yang terdiri dari pendekatan terpadu dan komprehensif dengan mempertimbangkan potensi besar dan sumber daya laut di Indonesia, kebutuhan untuk meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan dan sektor, serta beberapa peluang dan tantangan yang muncul dalam upaya mewujudkan pengelolaan laut yang terpadu," ujar Suharso dalam sambutannya pada Selasa (1/11/2022).

Ia melanjutkan, "menindaklanjuti hal tersebut, maka Kementerian PPN/Bappenas saat ini sedang mempersiapkan Roadmap Ekonomi Biru yang akan mencakup strategi dan inisiatif Indonesia untuk menyeimbangkan konservasi, pemanfaatan, serta pengelolaan sumber daya laut dan pesisir secara berkelanjutan."

Baca Juga: Perkuat Pembangunan Ekonomi Biru Indonesia, Bappenas Luncurkan Panduan Penyusunan Pendanaan Biru

Menambahkan penjelasan tersebut ia turut menyampaikan bahwa Roadmap Ekonomi Biru akan menciptakan nilai tambah serta meningkatkan produktivitas ekonomi berbasis kelautan. Di mana peningkatan produktivitas ekonomi berbasis kelautan ini dapat terlaksana melalui berbagai kegiatan dan program di sektor biru seperti yang ada dalam SDGs Government Security Framework.

Dalam hal ini, berbagai kegiatan di sektor biru seperti yang tertuang dalam SDGs Government Security Framework tidak mungkin dapat diimplementasikan seluruhnya hanya melalui pembiayaan dari APBN. Oleh karenanya, diperlukan suatu pendanaan inovatif melalui instrumen Pendanaan Biru, seperti Bonds/Sukuk, Trust Fund, Blended Financing, dan lainnya.

Menyangkut hal ini, Jiro Tominaga selaku Country Director for Indonesia, Asian Development Bank (ADB) yang turut hadir dalam acara menyampaikan apreasiasinya untuk kelanjutan kerjasama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan kementerian terkait dalam perumusan Roadmap Pendanaan Biru melalui bantuan teknis di bawah ADB Blue SEA Finance Hub.

Di mana tujuan dari dukungan berkelanjutan ADB dalam mengembangkan kontur Roadmap Pendanaan Biru antara lain adalah membantu dalam mempromosikan tindakan kebijakan yang luas untuk mendorong Pendanaan Biru, mendefinisikan Pendanaan Biru dan mengembangkan sektor khusus taksonomi, menyiapkan lingkungan peraturan yang memungkinkan, mengoptimalkan instrumen yang ada saat ini, dan mendukung lembaga keuangan Indonesia dalam proses pengembangan produk dan layanan biru baru, termausk dalam penilaian pasar dan studi kelayakan proyek biru potensial.

Baca Juga: Kenapa Kebiasaan Bersih-Bersih Rumah Dapat Meredakan Stres?

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: