Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Heboh Endorse Capres Sana-Sini, Pengamat Ingatkan PDIP: Kader Partai Harus Dipanggil Kalau Tidak Taat

Jokowi Heboh Endorse Capres Sana-Sini, Pengamat Ingatkan PDIP: Kader Partai Harus Dipanggil Kalau Tidak Taat Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, menanggapi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan sering terang-terangan membicarakan dukungan untuk para tokoh calon presiden (capres). Ia menilai sudah sepatutnya Jokowi dipanggil oleh partai pengusungnya, yakni PDIP.

Hal tersebut disampaikan Ujang, sebab meskipun menjabat sebagai presiden, Jokowi tetap petugas partai di interal PDIP.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dianggap Mulai Berani Endorse Tokoh Tertentu, Demokrat Bandingkan dengan Sikap SBY Jaman Dulu

"Ya mestinya begitu, mestinya Jokowi (sebagai) kader partai, petugas partai dipanggil ketika melakukan indispliner, tidak taat, tidak patuh pada partai, ya, dipanggil karena partai punya hak untuk itu," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, Jokowi sudah melampaui batasan kader partai di mana tidak boleh membicarakan soal capres dan cawapres.

Baca Juga: Kode Rambut Putih dan Keriput Mengarah Pada Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, Beneran Diendorse Presiden Jokowi?

Ujang menyinggung istilah semua orang sama di mata hukum. Istilah itu dianggapnya juga berlaku pada Jokowi yang sudah sepatutnya dipanggil oleh PDIP.

"Kenapa pak Jokowi bicara pencapresan kan katanya kita sama di depan hukum, kalau sama, ya, tegakkan hukum," ucapnya.

Baca Juga: Unggah Momen Antar Megawati Pulang, Gibran Ditodong Pertanyaan Soal 2024 Oleh Netizen

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: