Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Hari Ini Ditutup Tumbang 1,62% ke 7.585, Saham Manoj Punjabi Paling Loyo

IHSG Hari Ini Ditutup Tumbang 1,62% ke 7.585, Saham Manoj Punjabi Paling Loyo Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tumbang 124,85 poin atau -1,62% ke level 7.585,68 pada perdagangan Jumat, 5 Maret 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak dari kisaran level 7.500,08 ke 7.700,31.

Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 555 saham merosot, 168 saham bergerak naik, dan 94 saham lainnya tidak bergerak. 

Seluruh sektor berada di zona merah, industrial paling loyo dengan penurunan tajam -3,37%. Disusul sektor barang konsumen non primer -3,34%, energi -2,86%, bahan baku -2,23%, infrastruktur -1,77%.

Sementara itu, sektor properti ambruk -1,37%, keuangan -1,19%, kesehatan -1,02%, barang konsumen primer -0,68%, teknologi -0,42%, transportasi -0,31%.

Baca Juga: Emiten Prajogo (PTRO) Catat Lonjakan Laba 197,02% pada 2025

Hingga penutupan pasar, IHSG tercatat memperjualbelikan 34,11 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.946.080 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp17,69 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp13.654 triliun. 

Emiten Manoj Punjabi, PT MD Entertainment Tbk (FILM) memimpin posisi saham top losers dengan koreksi -15% ke Rp4.420. Diikuti PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) dan PT Pikko Land Development Tbk (RODA) yang masing-masing melorot -14,86% ke Rp63. 

Di jajaran top gainers ada PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang melesat 24,65% ke Rp885, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang terbang 24,53% ke Rp660 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang meroket 17,67% ke Rp6.325.

Baca Juga: Agung Sedayu Jual Saham CBDK Rp281,8 Miliar, Kepemilikan Kini Kurang dari 1%

Saham terlaris hari ini adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dengan nilai transaksi Rp1,25 triliun, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp900,83 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp722,82 miliar. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri