Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Papan New Economy Meluncur Hari Ini: Saham GOTO, BUKA, dan BELI Dicoret dari Papan Utama

Papan New Economy Meluncur Hari Ini: Saham GOTO, BUKA, dan BELI Dicoret dari Papan Utama Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Papan New Economy pada perdagangan Senin, 5 Desember 2022. Papan New Economy tersebut melengkapi tiga papan perdagangan yang sudah ada sebelumnya, yakni Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa Papan New Economy diluncurkan BEI untuk memfasilitasi perusahaan yang dinilai inovatif dan memberi kebermanfaatan sosial yang luas. Perusahaan sektor teknologi dinilai pantas untuk menempati Papan New Economy tersebut. Ia menyebut, miten yang akan menempati Papan New Economy ialah mereka yang memiliki kapitalisasi besar dengan rekam jejak kinerja yang positif.

Baca Juga: Luncurkan Papan Perdagangan New Economy pada 5 Desember, Bos BEI: Setara dengan Papan Utama!

Oleh karena itu, Papan New Economy disebut setara dengan Papan Utama. Selain sektor teknologi, papan New Economy juga diperuntukkan pagi saham sektor teknologi dan industri otonom, biomedis, teknologi keuangan, pengguna generasi internet berikutnya misalnya 5G, komputing dan pusat data, keamanan siber, mobil masa depan, permainan video dan badan usaha lain yang ditetapkan oleh BEI.

"Yang paling penting, (Papan New Economy) setara dengan Papan Utama," pungkas Iman kepada media beberapa waktu lalu. 

Berkaitan dengan hal tersebut, mulai hari ini, BEI telah memindahkan tiga saham teknologi dari Papan Utama ke Papan New Economy, yakni saham BUKA, BELI, dan GOTO. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan penilaian atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan yang dilakukan setiap bulan Mei dan November.

"Perubahan penempatan Papan Pencatatan tersebut berlaku sejak 5 Desember 2022 sepanjang tidak ada hal tertentu yang memengaruhi keputusan perpindahan sesuai dengan peraturan Bursa," tegas manajemen BEI, dilansir pada Senin, 5 Desember 2022.

Baca Juga: Luhut Minta Pengkritik Pemerintah Tak Asal Bicara, Gus Umar: Kalau Lord Ngomong Gini Mending yang Jadi Menteri Rafathar Aja

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Advertisement

Bagikan Artikel: