Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Peluang Tarik Investor, Indonesia Siap Promosikan IKN di Hannover Messe 2023

Peluang Tarik Investor, Indonesia Siap Promosikan IKN di Hannover Messe 2023 Kredit Foto: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia menjadi Official Patner Country pada event Hannover Messe 2023. Pameran bertemakan industri ini terbesar di dunia yang akan di selenggarakan pada 17-21 April 2023 di Hannover, Jerman.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko SA Cahyanto menyatakan, pada event ini Indonesia akan menampilkan berbagai teknologi terbaru. Serta membuka peluang investasi teknologi industri.

Baca Juga: Dorong Perkembangan Industri Hijau, Kemenperin Jalankan Sejumlah Strategi

"Serta menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang terkait industri 4.0, business summit, dan konferensi pada Paviliun Indonesia di Hannover Messe Fairground," kata Eko dalam konferensi pers di Kantor Kemenperin , Selasa (6/12/2022).

Selain industri, lanjut Eko, kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang bertema industri serta konsep pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) juga akan tampil dalam ajang bergengsi tersebut.

"Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country Hannover Messe 2023 telah sejalan dengan implementasi inisiatif dalam roadmap Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2018,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, dengan partisipasinya Indonesia menjadi langkah strategis dalam mengatasi tantangan dan peluang industri 4.0 serta berpotensi besar bagi Indonesia dalam menjalin kemitraan industri 4.0.

Eko menjelaskan, Indonesia bukan menjadi pertama official patner country Hannover Messe. Pasalnya, di tahun 1995 dan 2021 Indonesia pernah menjadi patner country dalam acara ini.

"Adapun penyelenggaraan pada tahun 2021 merupakan imbas dari pembatalan penyelenggaraan Hannover Messe 2020 akibat pandemi covid-19 yang juga merupakan gelaran pertama penyelenggaraan Hannover Messe secara digital ," jelasnya.

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Presiden Jokowi Pasti Inginkan Penerusnya Bisa Melanjutkan IKN: Ini Bayinya Jokowi!

“Kami melihat pentingnya partisipasi Indonesia Partner Country Hannover Messe 2023 tidak hanya sebagai ajang branding bagi Indonesia, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur Indonesia dan pembangunan infrastruktur digital serta dapat memperluas dan menjalin kemitraan bari pada industri 4.0,” paparnya.

Baca Juga: OJK dan LPS Atur Kriteria Peserta Asuransi yang bisa Masuk Penjaminan Polis

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: