Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

CEO ARK Invest Cathie Wood Melihat Potensi Kripto Rebound di Tengah Putaran Poros Federal Reserve

CEO ARK Invest Cathie Wood Melihat Potensi Kripto Rebound di Tengah Putaran Poros Federal Reserve Kredit Foto: Unsplash/André François McKenzie
Warta Ekonomi, Jakarta -

CEO dan kepala investasi dari perusahaan investasi kripto dan teknologi inovatif ARK Invest, Cathie Wood, dalam blog video perusahaan yang dirilis pada 23 Januari 2023 menyampaikan bahwa aset kripto memiliki potenasi untuk mengalami perubahan yang besar pada tahun 2023 ini karena inflasi yang menurun dan tindakan bank sentral Federal Reserve yang akan berputar.

Dilansir dari Cointelegraph pada Rabu (25/1/2023), memulai pembahasan dengan rangkuman prospek ekonomi makro, Cathie menjelaskan bahwa saat ini ada sinyal-sinyal yang menunjukkan inflasi akan menurun, di mana Fed harus segera berputar.

Dengan situasi tersebut, aset berisiko seperti kripto pun akan diuntungkan dengan prospek ekonomi yang membaik dan sabuk keuangan yang dilonggarkan.

Baca Juga: Anggota Parlemen Uni Eropa Tetapkan Persyaratan Modal yang Lebih Ketat pada Bank Pemegang Kripto

Cathie menerangkan bahwa ARK Invest melihat inflasi akan turun ke level target Federal Reserve 2%, sementara prakiraannya inflasi dapat turun di bawah level tersebut dan bahkan ke wilayah negatif karena jumlah uang yang berbedar menurun.

Di mana pasar tengah menunggu sinyal dari Federal Reserve saat ini, Cathie menambahkan bahwa kemungkinan inflasi menurun dan potensi aset berisiko dapat membaik bisa terjadi pada paruh pertama tahun 2023.

Sementara itu terkait dengan kecerdasan buatan atau AI, Kepala ARK Futurist Brett Winton mengatakan bahwa kemajuan akan dipercepat pada tahun 2023 dan diperkirakan aset kripto akan mengalami perubahan haluan yang besar pada tahun ini. Di mana blockchain publik, cryptocurrency, dan aset kripto yang sedang mengalami masa sulit saat ini akan menjadi lebih terdiferensiasi karena kelangkaannya di zaman penuh kelimpahan.

Baca Juga: Bank Mandiri Bidik Penyaluran Kredit Tumbuh Hingga 12% pada 2023

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: