Tingkatkan Destinasi Wisata Ramah Muslim, Wapres Jelaskan Perbedaan Wisata Halal dan Religi
Kredit Foto: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Wapres mengimbau agar dilakukan persamaan persepsi antara istilah wisata halal dan religi. Sehingga, nantinya tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan wisatawan.
Baca Juga: Maruf Amin: Transaksi Harian Bursa Capai Rp14,7 Triliun pada 2022
"Perlu diluruskan persepsi tentang wisata halal, sehingga kita justru dengan melakukan layanan halal itu menarik banyak wisatawan- wisatawan muslim. Karena itu, maka Jepang, Korea, Cina, Taiwan juga melakukan itu," pungkas Wapres.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty
Tag Terkait: