Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Prospek Kinerja Phapros Masih Akan Ngegas di 2023

Prospek Kinerja Phapros Masih Akan Ngegas di 2023 Kredit Foto: Phapros
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Phapros Tbk mencatatkan kinerja positif untuk tahun 2022. Emiten berkode saham PEHA ini mencetak pertumbuhan laba bersih 143% secara tahunan di sepanjang 2022.

Pertumbuhan laba bersih PEHA dipicu peningkatan penjualan yang sebesar 11% secara tahunan atau year-on-year. Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengungkapkan kinerja perusahaan tahun lalu ditopang efisiensi operasional, agresivitas penetrasi pasar melalui produk-produk unggulan Phapros serta berbagai  kerjasama dengan mitra strategis.

“Dari aspek perluasan pasar, inovasi produk, jumlah produksi dan lainnya, menghasilkan kinerja yang positif dibanding tahun sebelumnya. Kunci yang kami lakukan ada dua hal, yaitu efisiensi biaya di segala lini dan efektifitas operasional. Selebihnya ditopang dengan business excellence, organizational excellence dan digitalisasi” Kata Hadi di Jakarta, Rabu (29/3).

Baca Juga: Kembangkan Fitofarmaka, Phapros Pede Produk Herbal Diterima Pasar

Selain kinerja yang fantastis dari pertumbuhan laba tahun berjalan serta penjualan, kinerja Phapros juga ditunjukkan dari pertumbuhan kas atau setara kas yang meningkat hingga 57%pada akhir 2022 dibanding 2021.
 
“Dengan melihat kinerja tahun lalu yang meningkat tajam, kami optimis tahun 2023 ini PEHA bisa tumbuh lebih signifikan dari sisi keuangan maupun peluang pasar, sehingga mampu memberikan imbal balik yang lebih baik kepada pemegang saham atau investor, karyawan ataupun stakeholder lainnya,”tambahnya.

Sementara itu Analis teknikal dari BCA sekuritas Achmad Yaki Yamani mengatakan bahwa secara umum sektor farmasi masih prospektif karena meningkatnya shifting pola konsumsi ke vitamin dan suplemen selama beberapa tahun terakhir.

Ia mengatakan pasca pandemi, pola hidup sehat menjadi salah satu katalis positif untuk sektor farmasi terutama yang memproduksi multi vitamin serta makanan tambahan untuk kesehatan.
 
“Kekhawatiran resesi global juga sudah mereda, jadi potensi pembalikan arah atau penguatan masih mungkin terjadi. Tekanan dari global lebih kepada panic selling dari pemain domestik ketika melihat bursa di US atau regional terkoreksi dalam,”Ucap dia.
 
Menurutnya, bisnis Phapros cukup prospektif di pasar Indonesia karena di tahun 2022 ada pendapatan yang bersumber dari dividen income dan pemulihan piutang yang naik cukup signifikan tahun lalu.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: