Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Naik Kelas Jadi Negara Upper-Middle Income, Menteri Suharso: RI Masih Punya PR Besar!

Naik Kelas Jadi Negara Upper-Middle Income, Menteri Suharso: RI Masih Punya PR Besar! Kredit Foto: Martyasari Rizky
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia kembali menyandang status sebagai negara berpendapatan menengah ke atas atau upper-middle income country. Namun, menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, RI masih memiliki tugas besar.

"Saya menilai bahwa perekonomian Indonesia masih memiliki tugas yang besar," kata Suharso, dalam program televisi Afternoon Tea, dikutip Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Menteri Suharso: RI Butuh Energi Nuklir Pasokan Besar Agar Ekonomi Tumbuh Meroket

Suharso mengungkapkan tugas besar itu, yakni pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami tren melambat dan dalam 20 tahun terakhir hanya berkisar di angka 5%.

"Salah satu penyebabnya adalah deindustrialisasi dini. Akibatnya, tenaga kerja sektor pertanian berpindah ke sektor jasa yang juga memiliki produktivitas yang rendah," ujarnya.

Oleh karena itu, Suharso menilai, untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap, dia menekankan pentingnya pelaksanaan transformasi ekonomi.

"Produktivitas sektor-sektor ekonomi didorong melalui industrialisasi, penguatan ekonomi dan keuangan Syariah, modernisasi dan digitalisasi pertanian, blue-economy, ekonomi kreatif dan pariwisata, produktivitas BUMN, UMKM dan koperasi, serta produktivitas tenaga kerja," tutur dia.

Meski begitu, Suharso mengatakan ekonomi Indonesia sangat stabil di tengah ketidakpastian global. Dia juga menjelaskan ekonomi Indonesia pulih lebih cepat dari krisis.

"Ekonomi Indonesia dapat pulih cepat setelah krisis pandemi dan pertumbuhannya telah kembali ke level sebelum krisis. Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,31% di tahun 2022. Dengan demikian, daya tahan ekonomi Indonesia terhadap krisis sangat baik dengan kebijakan ekonomi makro yang solid," jelasnya.

Dia lalu menambahkan, tekanan inflasi global juga mulai mereda hingga Mei 2023, namun masih berada pada level yang tinggi di tengah derasnya ketidakpastian pasar keuangan global. Inflasi Indonesia berada pada kisaran 4%, dan relatif moderat dibandingkan negara lain.

Baca Juga: Ungkap 5 Cita-cita Besar RI di Bidang Kesehatan, Menteri Suharso: Perguruan Tinggi Punya Andil

Lebih lanjut, menurut Suharso, selain Indonesia, terdapat dua negara lainnya yang naik kelas dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas. 

"Keduanya yaitu El-Salvador serta West Bank and Gaza. Hanya sedikit negara yang naik kelas paska pandemi Covid-19," pungkasnya.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: