Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cetak Sejarah, Menlu Retno Bongkar Keputusan Pemimpin di KTT ASEAN ke-43

Cetak Sejarah, Menlu Retno Bongkar Keputusan Pemimpin di KTT ASEAN ke-43 Kredit Foto: Antara/Media Center KTT ASEAN 2023/Rommy Pujianto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa para pemimpin ASEAN sepakat mengubah nama ASEAN Secretariat menjadi ASEAN Headquarters atau Markas Besar ASEAN.

Retno mengatakan bahwa alasan perubahan nama tesebut adalah karena para pemimpin menginginkan ASEAN Secretariat diperkuat sejalan dengan prioritas Asean saat ini, dalam sesi Pleno KTT ASEAN ke-43.

Baca Juga: Mengubah Lawan Jadi Kawan, Rangkulan Jokowi Demi Terwujudnya Keemasan ASEAN

"Kita memang ingin Sekretariat ASEAN diperkuat. Dan sejalan dengan prioritas ASEAN ini, para Pemimpin ASEAN memutuskan untuk mengubah nama ASEAN Secretariat (Sekretariat ASEAN) menjadi ASEAN Headquarters (Markas Besar ASEAN)," ujarnya, dalam sesi doorstop, di JCC Senayan, Jakarta, dikutip Rabu (6/9/2023).

Retno mengatakan semua pemimpin menyepakati untuk mengganti nomenklatur tersebut karena sekali lagi para pemimpin sepakat untuk memperkokoh Sekretariat ASEAN.  

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa di dalam pertemuan Pleno, para pemimpin mencatat Visi Masyarakat ASEAN 2045 yang sudah di-endorsed sebelumnya oleh para Menlu ASEAN. 

Selain itu, para pemimpin juga mencatat Rules of Procedure Mekanisme Pengambilan Keputusan yang juga telah disahkan para Menlu ASEAN.  

"Tadi saya sampaikan komitmen para pemimpin mengenai masalah persatuan, sentralitas, upaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas diperkokoh kembali," ujarnya.  

Dijelaskan bahwa para pemimpin juga menekankan pentingnya kerja sama untuk ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan keuangan.  

Selain itu, dukungan terhadap implementasi Asean on the Indo-Pasific (AOIP), dan dukungan untuk memajukan ekonomi digital melalui negosiasi Digital Economic Framework Agreement (DEFA).

Baca Juga: IMF Soroti Ramalan Tingkat Suku Bunga, Begini Rekomendasinya untuk ASEAN

Lebih lanjut, semua pemimpin juga mengapresiasi keketuaan Indonesia yang sudah mencapai banyak capaian meski di dalam situasi yang sulit.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: