Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Harga Minyak Mentah Dunia Naik 5% Berbuntut pada Saham Migas

Harga Minyak Mentah Dunia Naik 5% Berbuntut pada Saham Migas Kredit Foto: SKK Migas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan sebesar 5 persen buntut dari ketegangan wilayah Timur Tengah, Rabu (10/10).

Sebelumnya konflik militer yang terjadi di Timur Tengah yakni Israel yang membalas serangan Palestina pada hari Minggu (08/10) lalu telah menewaskan ratusan orang. Insiden berdarah ini bermula atas serangan yang dilakukan kelompok Islam Hamas yang membunuh 700 warga Israel dan menculik beberapa orang lainnya.

Sementara itu, wilayah Timur Tengah lain, Iran yang menjadi salah satu negara produsen minyak, juga sempat berkonflik dengan Amerika Serikat (AS). Iran dan AS kompak membantah bahwa mereka telah mencapai kesepakatan nuklir.

Baca Juga: Perusahaan Minyak Argentina Akan Gunakan Sisa Energi Gas untuk Mulai Tambang Kripto

Menurut Ellen May, Founder dan CEO Emtrade, bila Iran melakukan serangan kepada AS maka akan berbuntut pada ekspor minyak dunia. AS akan memblokir pasokan minyak mentah melalui Selat Hormuz, selat yang memisahkan Iran dengan Uni Emirat Arab. 

Di tengah gejolak geopolitik tersebut, kenaikan harga minyak mentah ini masih dapat berubah dan berpengaruh terhadap saham-saham emiten terkait minyak dan gas (migas), seperti pada PT Pertamina Gas Negara yang menguat pada 14.45-14.70 dalam jangka pendek.

Berbeda dengan PT Pertamina Gas Negara, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menghijau sebesar 77 persen. Saham AKRA ini sepenuhnya tidak terpengaruh oleh konflik wilayah Timur Tengah, melainkan juga terpengaruh oleh kawasan industri.

Selain itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga menguat 14.50 dalam jangka pendek. Perusahaan gas lainnya yakni PT Elnusa Tbk pada Jumat (06/10) stuck hanya di kisaran 3,86 persen.  

"Kenaikan harga minyak mentah dunia akan terus berubah dan berpontensi terhadap saham-saham emiten migas," pungkas Ellen.

Baca Juga: Yakin Segera Bangkit, Pertamina EP Optimis Capai Target Produksi Minyak di Rantau

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Naeli Zakiyah Nazah
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: