Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kesepakatan Binance-DOJ: Kemenangan Besar atau Tantangan Besar?

Kesepakatan Binance-DOJ: Kemenangan Besar atau Tantangan Besar? Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam peristiwa yang mengguncang dunia kripto, Binance sebagai salah satu bursa kripto terbesar di dunia, mencapai kesepakatan senilai US$4,3 miliar dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). Kesepakatan ini disusul pengunduran diri CEO Binance, Changpeng Zhao atau "CZ".

Kesepakatan denda senilai US$4,3 miliar antara Binance dan DOJ tercapai setelah Binance terbukti atas kasus pencucian uang. Pengunduran diri CZ sebagai CEO juga menjadi bagian dari kesepakatan ini.

Reaksi pasar tidak bisa dielakkan. Pasar kripto terguncang setelah terjadi likuidasi aset senilai hampir US$1 miliar dan penurunan nilai Bitcoin dan Ethereum dalam 24 jam setelah pengumuman.

Baca Juga: Tanggapan Komunitas Kripto Soal Kasus Binance dan CZ: Bullish untuk ETF Bitcoin!

Sebagian besar komunitas kripto merespons positif terhadap berita kesepakatan ini. Mereka melihatnya sebagai kemenangan besar bagi Binance dan industri kripto secara keseluruhan.

Kesepakatan ini dianggap sebagai langkah positif menuju persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin, yang telah lama dinantikan oleh para pelaku pasar kripto.

Meskipun positif, kesepakatan ini tidak terlepas dari koreksi pasar. Posisi kripto leverage senilai US$175 juta dilikuidasi, menciptakan volatilitas tambahan. Namun, mayoritas komunitas kripto melihat koreksi ini sebagai dampak sementara dan memfokuskan perhatian pada potensi keuntungan jangka panjang.

Beberapa pihak masih menunggu tindakan dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) terhadap Binance. Ada kekhawatiran bahwa meskipun kesepakatan dengan DOJ telah dicapai, Binance mungkin menghadapi masalah hukum yang lebih sulit dengan SEC. Tantangan ini dapat menjadi hambatan besar bagi perusahaan dan industri kripto secara keseluruhan.

Sebagian pihak mencoba membandingkan kesepakatan Binance-DOJ dengan kasus serupa, seperti penyelesaian BitMEX. Meskipun CEO BitMEX, Arthur Hayes, mengaku bersalah dan mengundurkan diri, perbandingan ini membuka ruang untuk pertanyaan tentang konsistensi penanganan kasus di dalam industri kripto.

Baca Juga: Bos Indodax Beberkan Kasus Binance Buka Peluang Halving Bitcoin di Tahun 2024

Kesepakatan Binance-DOJ menciptakan gelombang di industri kripto. Meskipun banyak yang melihatnya sebagai kemenangan besar, tantangan masih menanti, terutama dengan kemungkinan tindakan dari SEC.

Sementara itu, industri kripto tetap optimis dan berharap bahwa kesepakatan ini dapat menjadi langkah penting menuju penerimaan lebih luas dan pertumbuhan positif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: