Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Setelah Libur Panjang, Sejumlah Harga Kebutuhan Pangan Strategis di Sumut Diproyeksi Turun

Setelah Libur Panjang, Sejumlah Harga Kebutuhan Pangan Strategis di Sumut Diproyeksi Turun Kredit Foto: Antara/Prasetia Fauzani
Warta Ekonomi, Medan -

Selama libur panjang memperingati kenaikan Yesus Kristus, harga sejumlah kebutuhan masyarakat di wilayah Sumatera Utara mengalami penurunan. Seperti cabai merah, bawang merah, kol, tomat dan ikan segar. Dan selebihnya sejumlah harga kebutuhan pangan pokok diperdagangkan stabil seperti daging ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang putih, cabai rawit, dan beras.

"Setelah libur panjang ini, saya menilai ada sejumlah kebutuhan pangan yang berpeluang untuk turun di pekan depan. Sejumlah kebutuhan pangan tersebut diantaranya adalah cabai merah yang masih berpeluang turun sekitar Rp5 ribu per kg nya. Selanjutnya bawang merah juga berpeluang turun Rp2 ribu hingga Rp5 ribu per kg, cabai rawit juga berpeluang turun sekitar Rp5 ribu per kg, ikan segar cenderung stabil dan bertahan murah dalam sepekan ke depan," kata Ketua Pemantau Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Minggu (12/5/2024).

Baca Juga: Alvin Lim: Panji Gumilang Lakukan Kemandirian Pangan Lewat Al-Zaytun

Kemudian daging ayam juga berpeluang turun Rp1.000 hingga Rp2.000 per kg, seiring dengan penurunan harga pakan. Setidaknya ada beberapa faktor yang memugkinkan penurunan harga tersebut.

Sisi persediaan pada dasarnya berpeluang membaik, sementara belanja masyarakat diproyeksikan akan sedikit melemah dibandingkan selama bulan syawal sebelumnya. Sejauh ini, sejumlah harga kebutuhan pangan strategis sulit untuk turun seiring dengan tingginya harga komoditas tersebut di luar Sumut.

"Seperti cabai merah yang sejauh ini berada dikisaran Rp40 hingga Rp50 ribu per kg di kota medan dan sekitarnya. Jika berkaca pada sisi pasokan, harga cabai merah di Sumut seharusnya bisa berada di bawah Rp30 ribuan per kg. Sementara untuk harga daging ayam, diproyeksikan sulit mengalami penurunan sekalipun untuk subtitusi sumber protein seperti ikan segar turun harganya," ujarnya.

Baca Juga: Tinjau Harga Pangan, Jokowi: Saya Kira Harganya Baik

Di kota Medan dan sekitarnya, harga daging ayam ditransaksikan pada kisaran Rp35 hingga Rp40 ribu per kg. Tidak mengalami penurunan pada saat ikan segar anjlok 20% hingga 50% per kg dibandingkan bulan kemarin. Sebagai contoh, harga ikan tongkol turun menjadi Rp15 hingga Rp20 ribu di wilayah deli serdang dari posisi di bulan sebelumnya yang mencapai Rp25 hingga Rp30 ribu per kg. Daging ayam sulit turun seiring dengan pasokan daging ayam yang anjlok belakangan ini. 

Sumut sendiri masih berpeluang mencetak deflasi di bulan Mei. Dari sisi demand atau permintaan, harga sejumlah kebutuhan pangan masyarakat mengalami tekanan permintaan yang didorong oleh normalisasi kosumsi masyarakat setelah bulan syawal dan mulai membaiknya sisi pasokan untuk beberapa komoditas pangan hortikultura. Sementara cuaca buruk menjadi pemicu menurunnya produktifitas tanaman pangan. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: