Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

ICDX Turun Menyentuh Market Fisik CPO di Sumut

ICDX Turun Menyentuh Market Fisik CPO di Sumut Kredit Foto: Antara/Makna Zaezar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX)/Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) kolaborasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) menggelar sejumlah acara untuk mensosialisasikan terkait dengan bursa minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Meda Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Utama ICDX, Nursalam mengatakan sosialisasi ini hadir karena besarnya potensi pengembangan usaha terkait dalam wilayah dari Sumut.

Baca Juga: Gandeng Kapolda Sumut, PK IMM Unimed Gelar Seminar Kebangsaan

"Hal ini bisa dilihat dari jumlah pengusaha Perkebunan kelapa sawit di wilayah ini, serta luasan wilayah perkebunan yang ada," ujarnya dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Senin (20/5).

ICDX berharap, sosialisasi ini akan memberikan efek besar terhadap pengusaha minyak kelapa sawit mentah untuk kepentingan daerah hingga nasional lewat pemanfaatan bursa dari CPO.

"Dalam sosialisasi ini, kami menyampaikan tentang mekanisme perdagangan CPO di bursa, dan yang lebih penting adalah manfaat yang bisa diterima pelaku yang melakukan transaksi CPO di bursa. Harapannya, pelaku CPO yang ada di wilayah Sumatera Utara ini kedepan dapat memanfaatkan mekanisme perdagangan pasar fisik CPO," jelasnya.

Nursalam mengatakan, pihaknya akan terus menjalankan sosialisasi serupa dalam sejumlah wilayah dari Indonesia untuk mengembangkan ekosistem dari kelapa sawit lebih jauh.

Baca Juga: Kupas Tuntas Regulasi Bursa CPO dan Karbon, Sawitsetara Adakan Serial Kebijakan Sawit Tuntas

"Hal ini sebagai upaya menjawab tantangan bahwa selama ini pelaku CPO dan/atau kelapa sawit di Indonesia sudah terbiasa dengan transaksi Business to Business (B2B) yang berbeda dengan di Bursa. Untuk menjadikan Bursa CPO kita menjadi aktif kedepan, dan ini semua perlu proses dan waktu. Kami optimis, kedepan perdagangan CPO di Bursa akan menjadi pilihan bagi pelaku perdagangan CPO di Indonesia” ungkap Nursalam.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: